
Gubernur Sulsel: Loka POM Bone perkuat pengawasan di wilayah Bosowasi

Gubernur Sulsel: BPOM Bone Per (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyebut kehadiran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) Kabupaten Bone memperkuat pengawasan obat dan makanan di wilayah Bosowasi.
Andi Sudirman dalam keterangannya di Makassar, Minggu, berharap kehadiran Loka BPOM Bone dapat menjadi pusat pengawasan obat dan makanan di kawasan Bone, Soppeng, Wajo, dan Sinjai (Bosowasi).
Termasuk di dalamnya pengawasan terhadap produk kosmetik dan skincare tradisional yang saat ini berkembang pesat di tengah masyarakat.
“Terima kasih kepada Kepala Badan POM yang telah memusatkan ini di Bone,” ujar Andi Sudirman.
Ia juga berharap ke depan Loka BPOM Bone dapat berkembang menjadi Balai Besar yang mewakili kawasan Bosowasi.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tentu sangat siap untuk terus berkolaborasi dan memperkuat pengawasan demi melindungi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BPOM RI Taruna Ikrar mengatakan dari tujuh UPT yang mendapatkan dukungan dari Kementerian PAN-RB, Kabupaten Bone dinilai sebagai daerah yang paling siap.
Menurut dia, kesiapan tersebut terlihat dari sisi bangunan, fasilitas, serta dukungan penuh dari pemerintah daerah.
“Dari tujuh UPT yang mendapatkan dukungan dari MenPAN-RB, Kabupaten Bone yang paling siap, mulai dari bangunan, fasilitas, hingga dukungan dari pemerintah daerah. Loka BPOM Bone ini akan membawahi wilayah Bosowasi,” jelas Taruna Ikrar.
Ia menegaskan, pembentukan dan penguatan UPT di daerah merupakan bagian dari semangat BPOM untuk lebih dekat dengan masyarakat.
“Kita mau menunjukkan bahwa ada semangat Badan POM sekarang untuk betul-betul turun ke daerah-daerah terdepan,” pungkasnya pada acara pengukuhan.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
