
DPRD Sulsel serahkan dana infak buka puasa di Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar

Makassar (ANTARA) - Pimpinan bersama anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menyerahkan dana infak kepada pengurus masjid untuk digunakan berbuka puasa bersama di Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar, Sulawesi Selatan.
"Kami semua anggota mewakili Ketua DPRD menyerahkan infak ini untuk meneruskan titipan ke pengelola Masjid Al-Markaz. Dana infak yang kami serahkan sebesar Rp61 juta," ujar Wakil Ketua DPRD Sulsel Rahman Pina di Makassar, Minggu.
Menurut dia, dana infak yang terkumpul tersebut digunakan memfasilitasi buka puasa bersama selama Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Penyalurannya ke Pengurus Yayasan Unit Pengumpul Zakat atau UPZ.
Rahman mengemukakan, infak yang diserahkan kepada pengurus Masjid Al-Markaz tersebut merupakan bantuan dari anggota dan pimpinan DPRD Sulsel sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.
"Semoga bermanfaat dan digunakan sebaik sebaiknya, setidaknya bisa membantu pelaksanaan kegiatan buka puasa bersama. Di Masjid Al-Markas ini ada seribuan orang berbuka puasa setiap harinya," tutur dia.
Ia mengapresiasi semua anggota DPRD Sulsel ikut berpartisipasi dan beramal sekaligus memberikan dukungan kepada pengurus Masjid Al-Markas dalam pelaksanaan buka puasa bersama setiap harinya.
"Semoga ini dapat menjadi berkah bagi masyarakat Sulsel yang melaksanakan ibadah buka puasa bersama di masjid ini," ujar Rahman Pina.
Penyerahan dana infak tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Sulsel Fauzi A Wawo, anggota Mizar Roem, Fadli Ananda, dan Heriwawan mewakili ketua DPRD Andi Rachmatika Dewi dengan diserahkan langsung kepada pengurus Masjid H Muhammad Roem.
Sebelumnya, pengurus Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar secara rutin menyiapkan buka puasa bagi masyarakat setiap tahun, kini mengutamakan penyajian makanan dengan konsep ramah lingkungan.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pada tahun 2026 panitia memilih menggunakan kemasan kertas nasi yang dilapisi daun untuk mengurangi sampah plastik. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
"Kami menghindari penggunaan plastik seperti boks atau kemasan mika karena sampahnya sangat banyak. Dengan kemasan daun dan kertas, selesai makan bisa langsung dibuang tanpa menyisakan banyak sampah plastik,” ujar pengurus Masjid Al Markaz Nanissa Suwarni.
Program pembagian buka puasa Ramadhan di Masjid Al Markaz menargetkan 1.200 porsi takjil dan makan malam per harinya. Kegiatan ini disiapkan secara terstruktur, mulai dari pembagian takjil sebelum azan hingga distribusi makanan menggunakan sistem kupon setelah shalat maghrib.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
