Logo Header Antaranews Makassar

10 terduga pelaku teror disertai penganiayaan ditangkap polisi

Selasa, 7 April 2026 21:14 WIB
Image Print
Ilustrasi - sejumlah pelaku kejahatan dan kriminal dihadirkan saat rilis pengungkapan kasus di Kantor Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan. ANTARA/Darwin Fatir.

Makassar (ANTARA) - Sebanyak 10 terduga anggota geng motor yang menyebarkan teror serta tindak pidana penganiayaan dan penyerangan orang lain menggunakan busur dan anak panah akhirnya ditangkap polisi di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Kami amankan saat ini 10 orang yang diduga ada kaitannya. Namun, masih kami pelajari dan dalami terkait apakah dia terlibat atau tidak," ujar Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Uji Mughni kepada wartawan di Makassar, Selasa.

Peristiwa tersebut menyusul seorang pengendara motor menjadi korban. Kepalanya terkena anak panah saat kejadian itu di dekat Rumah Sakit Primaya Makassar, Jalan Urip Suoharjo pada Minggu (5/4) dini hari. Ketika gerombolan geng motor tersebut melintas, lalu menyerang membabi buta.

"Korban (kena) luka busur dan busur tersebut masih melengket di kepala. Diduga juga dia terluka pembacokan," kata Uji Mughni menjelaskan.

Terkait dengan motif penyerangan tersebut, kata dia, masih dalam pendalaman terhadap 10 orang terduga pelaku tersebut. Dari beberapa keterangan dihimpun, insiden itu terkait dendam pribadi, namun ada pula menyebut menyerang orang secara acak.

"Ada yang mengatakan acak, namun ada juga yang dendam peribadi terkait masalah perselisihan motor. Masih didalami peran 10 orang ini, apakah dia terlibat atau tidak," tuturnya.

Saat kejadian, korban mendorong motornya yang mogok di Jalan Urip Sumoharjo bersama rekannya. Namun tiba-tiba segerombolan geng motor melintas kemudian menyerang korban dengan busur.

Sebagian rekannya berhasil melarikan diri, tetapi naas korban saat berusaha lari, malah terjatuh sehingga menjadi sasaran empuk para pelakunya.

"Kejadiannya, saat korban mendorong motornya yang mogok, tiba-tiba langsung diserang. Sebetulnya, korban ini ada beberapa temannya (saat kejadian), tapi mereka melarikan diri. Ini (korban) yang satu, dia berusaha melarikan diri, tapi jatuh," kata Uji.

Untuk para terduga pelaku yang diamankan, sebutnya, satu orang masih di bawah umur, dan sembilan orang dewasa. Sejauh ini, penyidik masih melaksanakan pendalaman dalam kasus ini. Korban kini dirawat intensif di RSUD Daya Makassar.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026