
Diskominfo Sulbar optimalkan peran masyarakat lewat SP4N LAPOR

Mamuju (ANTARA) - Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) memperluas edukasi sekaligus mengoptimalkan peran masyarakat dalam pelaporan melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) - Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!)
"Kami mendorong penguatan literasi publik melalui SP4N LAPOR untuk membentengi masyarakat dari gelombang penipuan digital yang semakin masif," kata Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Provinsi Sulbar Muhammad Ridwan Djafar, di Mamuju, Jumat.
Ridwan menyampaikan fenomena penipuan berbasis digital makin beragam, mulai dari pesan singkat, media sosial, hingga panggilan telepon yang mengatasnamakan instansi resmi.
Ia mencontohkan peristiwa penipuan rekrutmen CPNS yang terjadi Kabupaten Gresik menjadi pelajaran untuk meningkatkan literasi digital kepada masyarakat.
Dia mengatakan modus penipuan tersebut juga bisa terjadi di ruang digital, oleh karena itu penting agar publik memiliki rujukan yang valid dan tidak terjebak pada akun atau nomor palsu yang meniru lembaga pemerintah.
Kondisi ini menjadi perhatian serius, kata dia, sehingga edukasi publik menurut dia, harus dilakukan lebih masif dan terarah.
"Ragam modus seperti penipuan berkedok hadiah, permintaan data pribadi, hingga penyalahgunaan identitas pejabat. Dengan mengenali pola tersebut, masyarakat diharapkan lebih sigap dan tidak mudah terperdaya," ujarnya.
Ridwan menjelaskan, SP4N LAPOR dibentuk untuk merealisasikan kebijakan yang menjamin hak masyarakat agar pengaduan dari manapun dan jenis apapun akan disalurkan kepada penyelenggara pelayanan publik yang berwenang menanganinya.
"Melalui SP4N LAPOR, penyelenggara pelayanan publik dapat mengelola pengaduan dari masyarakat secara sederhana, cepat, tepat, tuntas dan terkoordinasi dengan baik. Hal ini juga menjadi bagian dari misi Gubernur Sulbar dalam meningkatkan pelayanan publik," katanya.
Selain itu, kata Ridwan, Dinas Kominfo Sulbar juga terus menggerakkan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sebagai garda terdepan dalam menyebarluaskan literasi digital hingga ke tingkat komunitas.
"Melalui peran KIM, pesan kewaspadaan terhadap penipuan daring diharapkan menjangkau masyarakat hingga lapisan paling bawah," kata Ridwan Djafar.
Pewarta : Amirullah
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
