
Kemenag Sulsel menggunakan biometrik untuk akurasi peserta MTQ ke-34

Makassar (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan menerapkan sistem biometrik berupa perekaman sidik jari dan wajah guna memastikan akurasi data peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 Tingkat Provinsi Sulsel.
"Panitia MTQ ke-34 melalui Seksi Pendaftaran melaksanakan perekaman biometrik bagi seluruh peserta sebagai bagian dari tahapan verifikasi administrasi sebelum mengikuti perlombaan," kata Ketua Tim MTQ Bidang Penais Kanwil Kemenag Sulsel, Wahyadi di Kabupaten Maros, Sulsel, Minggu.
Dia mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keabsahan peserta sekaligus mencegah potensi kecurangan dalam pelaksanaan MTQ.
Dengan sistem biometrik itu, lanjut dia, setiap peserta yang tampil dipastikan sesuai dengan data yang telah didaftarkan sebelumnya, sehingga integritas ajang dapat terjaga.
Wahyadi mengimbuhkan penerapan biometrik merupakan bentuk komitmen menjaga kredibilitas pelaksanaan MTQ.
“Penggunaan sistem biometrik tidak hanya berfungsi sebagai alat pengawasan, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas data peserta," jelasnya.
Selain aspek pengawasan, biometrik membantu memastikan data peserta lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara administratif.
Sebanyak 1.392 peserta tercatat mengikuti MTQ ke-34 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Maros.
Penerapan teknologi biometrik ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalitas penyelenggaraan MTQ sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap proses seleksi dan penilaian peserta.
Pewarta : Suriani Mappong
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
