Logo Header Antaranews Makassar

Sekda Sulsel: Manajemen talenta ASN mempercepat pembangunan daerah

Selasa, 14 April 2026 14:15 WIB
Image Print
Sekda Sulsel Jufri Rahman.ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulsel. (.)

Makassar (ANTARA) - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Jufri Rahman mengatakan manajemen talenta dan periodisasi kenaikan pangkat Aparatur Sipil Negara (ASN) bukan sekadar perubahan administratif, melainkan instrumen penting dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.

“Manajemen talenta mendorong pengembangan karier ASN yang adil, berbasis kinerja dan potensi, sekaligus menjadi bentuk penghargaan atas prestasi dan pengabdian kepada negara,” ujar Sekda Jufri Rahman dalam keterangannya di Makassar, Selasa.

Ia menegaskan implementasi Peraturan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 4 Tahun 2025 menjadi pedoman utama dalam pelaksanaan manajemen talenta di instansi pemerintah. Kebijakan ini sejalan dengan agenda nasional dalam memperkuat sistem merit dan profesionalisme ASN.

Regulasi tersebut memberikan standar baku mengenai kriteria serta mekanisme penetapan instansi dalam menjalankan manajemen talenta secara terukur, objektif, dan akuntabel.

“Dengan sistem yang baik, kita akan melahirkan ASN profesional dan pemimpin masa depan yang ditempatkan sesuai kompetensi terbaiknya,” ujarnya pada kegiatan akselerasi manajemen talenta ASN di Makassar.

Sementara itu Kepala Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN BKN Herman menjelaskan manajemen talenta merupakan kebijakan nasional untuk memastikan penempatan ASN dilakukan secara tepat berbasis data.

Ia menyebut Sulawesi Selatan telah menunjukkan progres dalam penerapan sistem tersebut melalui proses asesmen dan pemetaan kompetensi ASN.

“Berbeda dengan seleksi terbuka, manajemen talenta memanfaatkan data potensi dan kinerja yang telah terukur,” ucapnya.

Menurut Herman, penentuan jabatan dilakukan melalui komite talenta yang diketuai Sekda dan mendapat persetujuan kepala daerah.

“Setiap posisi memiliki persyaratan spesifik, mulai dari kualifikasi pendidikan, kinerja, hingga integritas. Bukan hanya yang paling baik, tetapi yang paling sesuai dengan kebutuhan jabatan,” katanya.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026