Logo Header Antaranews Makassar

Makassar tuan rumah Konferensi Musik Indonesia 2026

Kamis, 16 April 2026 20:32 WIB
Image Print
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (dua dari kiri) mendampingi Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha (dua dari kanan) yang melakukan kunjungan kerja ke Makassar, Sulsel, Kamis (16/4/2026). ANTARA/Reza

Makassar (ANTARA) - Kementerian Budaya (Kemenbud) menunjuk Kota Makassar, Sulawesi Selatan sebagai tuan rumah pelaksanaan Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2026.

Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo di Makassar, Kamis, menyampaikan penunjukan Makassar sebagai tuan rumah KMI 2026 sudah tepat.

"Kami hadir di Kota Makassar karena setelah suksesnya Konferensi Musik Indonesia 2025, tahun ini KMI 2026 direncanakan digelar di Kota Makassar," ujarnya.

Ia menjelaskan alasan penunjukan Kota Makassar berdasarkan hasil evaluasi atas keberhasilan penyelenggaraan konferensi serupa pada tahun sebelumnya, sekaligus melihat kesiapan serta komitmen Pemerintah Kota Makassar memajukan sektor kebudayaan dan ekonomi kreatif.

Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham yang konsisten menghadirkan berbagai kegiatan berdampak ekonomi.

Dari pertemuan dengan komunitas penyelenggara kegiatan di Makassar, ia menyatakan melihat kebijakan pemerintah kota mendukung penyelenggaraan kegiatan.

"Ini penting karena event (kegiatan) memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah. Kami melihat komitmen kuat dari Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota beserta seluruh jajaran dalam mendorong pemajuan kebudayaan, khususnya di sektor event dan musik," katanya.

Ia menjelaskan KMI bukan sekadar ajang seremonial, melainkan forum penting merumuskan arah kebijakan dan penguatan sektor musik di tanah air.

Fokus kegiatan, meliputi pengembangan ekosistem musik, perlindungan hak cipta, hingga penguatan ekonomi budaya sebagai bagian dari industri kreatif nasional.

Kegiatan itu, menjadi sinyal kuat bahwa Kota Makassar semakin diperhitungkan sebagai pusat kegiatan nasional, khususnya sektor kebudayaan dan industri kreatif.

Dengan pengalaman menggelar berbagai kegiatan berskala besar, ia menilai Makassar memiliki kesiapan infrastruktur, jejaring komunitas, serta ekosistem kreatif yang terus berkembang.

Pelaksanaan KMI 2026 di Makassar diharapkan tidak hanya menjadi ajang diskusi strategis, tetapi juga mampu menggerakkan geliat industri musik lokal, membuka ruang kolaborasi, serta memperkuat posisi Indonesia dalam peta ekonomi budaya global.

"KMI 2026 dijadwalkan berlangsung pada tanggal 27 hingga 30 Oktober 2026. Selanjutnya akan dirangkaikan dengan penyelenggaraan event musik 'Rock in Celebes'. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum penting dalam mempertemukan seluruh pelaku industri musik, baik dari dalam maupun luar negeri," katanya.

Dia mengatakan KMI 2026 akan menghadirkan berbagai elemen penting dalam ekosistem musik nasional, mulai dari label, publisher, platform digital streaming, manajemen artis, event organizer, promotor, hingga booking agent internasional.

"Seluruh ekosistem musik akan hadir, sebagian besar dari Jakarta dan juga dari luar negeri. Ini menjadi peluang besar bagi Makassar untuk menunjukkan potensinya sebagai kota kreatif dan pusat pertumbuhan industri musik di kawasan timur Indonesia," ucap Giring.


Berita selengkapnya : Kemenbud tunjuk Makassar tuan rumah Konferensi Musik Indonesia 2026



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026