
Kemarau ekstrem, Disdamkarmat Makassar kerahkan 60 armada distribusi air bersih

Makassar (ANTARA) - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengerahkan 60 armada yang siap membantu masyarakat dalam pemenuhan air bersih menghadapi musim kemarau ekstrem tahun 2026.
Kepala Dinas Damkarmat Kota Makassar Fadli Wellang di Makassar, Jumat menyebut pihaknya tidak hanya bersiap dalam penanganan kebakaran, namun juga akan mengambil peran dalam membantu distribusi air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan.
"Guna mendukung layanan Perusahaan Daerah Air Minum, kami akan melakukan backup penyaluran air bersih menggunakan armada yang tersedia," kata Fadli.
Kendati demikian, sebagian armada tetap disiagakan untuk penanganan kebakaran. Saat ini, Damkarmat Makassar memiliki sekitar 60 unit armada yang tersebar di berbagai posko menghadapi fenomena Godzilla El Nino.
Dia mengatakan seluruh armada tersebut akan dimaksimalkan untuk mendukung pelayanan masyarakat, baik dalam penanganan kebakaran maupun distribusi air bersih.
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, fenomena El Nino tahun ini berpotensi musim kemarau ekstrem yang diprediksi lebih kuat dibandingkan periode sebelumnya.
"Sehingga memicu kemarau panjang yang berdampak pada meningkatnya risiko kebakaran dan krisis air bersih di sejumlah wilayah, akibat fenomena Godzilla El Nino," ujarnya.
Fadli juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di lahan kosong yang ditumbuhi rumput kering.
Menurut dia, rumput kering sangat mudah terbakar, terutama jika terdapat sumber api seperti puntung rokok atau pembakaran sampah.
"Ini yang sering menjadi pemicu kebakaran di musim kemarau," ujarnya.
Dia juga menekankan pentingnya peran aktif pemerintah wilayah hingga tingkat RT/RW dalam melakukan pengawasan terhadap area rawan kebakaran, sebagai langkah pencegahan dini.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
