Logo Header Antaranews Makassar

Kemenhaj: Daftar tunggu JCH di Sulsel 26 tahun

Selasa, 21 April 2026 20:13 WIB
Image Print
Kepala Kanwil Kemenhaj Sulsel Ikbal Ismail. ANTARA/Muh Hasanuddin

Makassar (ANTARA) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Selatan Ikbal Ismail mengungkapkan daftar tunggu jamaah calon haji (JCH) di provinsi itu terlama sampai 26 tahun.

"Untuk daftar tunggu saat ini yang terlama itu 26 tahun. Kalau tahun-tahun sebelumnya ada yang daftar tunggunya sampai 52 tahun, itu di daerah Kabupaten Bantaeng. Dengan aturan yang baru, sudah turun menjadi 26 tahun," ujarnya di Asrama Haji Sudiang Makassar, Selasa.

Ikbal mengatakan, penurunan signifikan itu terjadi setelah adanya kebijakan baru pemerintah terkait pembagian kuota haji berdasarkan daftar tunggu secara nasional.

Ia mengaku hampir semua daerah di Sulsel termasuk Kota Makassar mengalami penurunan masa tunggu. Selama ini, pembagian kuota haji dilakukan berdasarkan jumlah penduduk Muslim di setiap daerah.

Kebijakan tersebut diatur dalam Undang-Undang Nomor 38, dengan tiga dasar pembagian kuota, yakni berdasarkan jumlah penduduk Muslim, berdasarkan daftar tunggu, dan berdasarkan gabungan antara keduanya.

"Dengan aturan baru ini, maka daftar tunggu haji tidak akan semakin lama lagi untuk daerah-daerah tertentu karena pembagian dilakukan secara proporsional," katanya.

Adapun empat daerah yang daftar tunggunya di atas 20 tahun yakni Kabupaten Gowa, Soppeng, Bone, dan Kabupaten Wajo.

Sementara Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle mengatakan jika daftar tunggu jamaah haji asal daerahnya termasuk yang terlama hingga 26 tahun.

"Tadi pak Kanwil Kemenhaj Sulsel sudah sampaikan jika daftar tunggu haji saat ini 26 tahun yang terlama dan tahun sebelumnya saat sistem pemberangkatan haji belum banyak berubah daftar tunggu terlama di Sulsel itu lebih 50 tahun," ucapnya.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026