Logo Header Antaranews Makassar

Pupuk Indonesia harap antrean BBM tak hambat distribusi di Sulawesi

Rabu, 22 April 2026 20:59 WIB
Image Print
General Manajer PT Pupuk Indonesia Regional 4 Wisnu Ramadhani (kanan) didampingi Senior Manager Penjualan Regional 4A Pupuk Indonesia, Sukodim, saat menjawab pertanyaan wartawan di Makassar, Rabu (22/4/2026). (ANTARA/dok)

Makassar (ANTARA) - General Manajer PT Pupuk Indonesia Regional 4 (Wilayah Timur Indonesia) Wisnu Ramadhani berharap antrean panjang pembelian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di sejumlah daerah di Pulau Sulawesi tidak menghambat proses distribusi pupuk bersubsidi ke masyarakat petani.

"Kita berharap ada kelonggaran dari Pertamina bagi armada kita yang sedang mendistribusikan pupuk ke berbagai daerah," kata Wisnu kepada wartawan di Makassar, Rabu.

Wisnu berharap Pertamina bisa memberikan akses khusus agar distribusi pupuk bersubsidi di Pulau Sulawesi seperti Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah bisa lancar.

Menurutnya, penggunaan pupuk tertentu harus disesuaikan dengan masa tanam tumbuhan tertentu agar bisa berfungsi efektif.

"Jadi kalau sudah lewat masanya, pupuk itu tak bisa digunakan lagi. Olehnya, kami berharap kepada Pertamina agar bisa membantu kelancaran distribusi pupuk dengan adanya kemudahan saat membeli BBM di SPBU," ujar Wisnu.

Menanggapi itu, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi adalah Lilik Hardiyanto mengaku bisa memberikan akses khusus terhadap PT Pupuk Indonesia untuk membeli BBM nonsubsidi demi kelancaran distribusi pupuk.

"Kita bisa memberikan akses di SPBU tertentu atau SPBU langganan agar tidak terjadi antrean panjang saat membeli BBM," kata Lilik.

Namun demikian, ia menegaskan pihaknya tidak bisa memberikan akses khusus atau keistimewaan tanpa antre untuk pembelian BBM bersubsidi di SPBU demi menjaga keadilan atau persamaan kepada armada yang lain.

"Nanti distributor lain misalnya yang angkut beras juga minta previlege serupa," ujar Lilik.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026