Logo Header Antaranews Makassar

Gangguan kesehatan, satu calon haji asal Bone tertunda berangkat ke Tanah Suci

Kamis, 23 April 2026 17:28 WIB
Image Print
Petugas haji Embarkasi Makassar memasangkan nomor urut kursi penumpang untuk di pesawat sebelum bertolak ke Jeddah, Arab Saudi, Kamis (23/4/2026). ANTARA/Muh Hasanuddin

Makassar (ANTARA) - Satu orang calon haji asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan tertunda diterbangkan ke Tanah Suci, Makkah, Arab Saudi karena mengalami gangguan kesehatan sesaat sebelum jadwal pemberangkatan.

Sekretaris PPIH Embarkasi Makassar Asa Afif Bahri di Makassar, Kamis, mengatakan, rombongan jamaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Bone yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 3 sudah bertolak ke Arab Saudi sejak Pukul 10.35 WITA.

"Calon haji yang diberangkatkan tiap kloter itu 393 orang dalam pesawat. Semua sudah ada di dalam termasuk petugas haji dan kloter, namun di kloter 3 ini ada satu calon haji tertunda berangkat, sehingga total hanya 392 orang saja," ujarnya.

Afif mengatakan, tertundanya pemberangkatan itu karena gangguan kesehatan saat pemeriksaan oleh tim kesehatan dan langsung dirujuk ke rumah sakit.

Calon haji yang tertunda keberangkatannya yakni Muh Alfi Usman Tanjeng (24). Meski demikian, pihak PPIH Embarkasi Makassar tetap memantau kondisi kesehatannya dan memastikan pemberangkatannya jika memang sudah laik terbang.

"Kondisi kesehatannya terus dipantau dan ada tim dokter yang memeriksanya. Kalau sudah ada rekomendasi dari tim kesehatan dan dinyatakan laik terbang , pasti akan diterbangkan ke Tanah Suci. Nanti akan menyusul rombongan," katanya.

Sementara itu, pada prosesi pelepasan JCH kloter 3 di Aula Mina Asrama Haji Sudiang Makassar, Afif berpesan agar jamaah meluruskan niat menunaikan ibadah haji serta senantiasa menjaga kesehatan mengingat pelaksanaan ibadah haji butuh kekuatan fisik dan mental.

"Luruskan niat untuk menyempurnakan rukun Islamnya. Tolong jaga kesehatan mengingat ibadah ini butuh kekuatan mental dan fisik," ucapnya.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026