Logo Header Antaranews Makassar

Seorang perempuan hilang di hutan Battang Palopo

Sabtu, 25 April 2026 19:19 WIB
Image Print
Tim SAR Gabungan menyisir lokasi saat pencarian seorang perempuan Indo' Rampa dilaporkan hilang di kawasan hutan, Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Sabtu (25/4/2026). ANTARA/HO-Dokumentasi Basarnas Makassar

Makassar (ANTARA) - Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar (Basarnas) mengerahkan personel Pos SAR Palopo untuk melaksanakan operasi pencarian seorang perempuan bernama Indo' Rampa usia 51 tahun dilaporkan hilang di kawasan hutan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Sulawesi Selatan.

"Setelah menerima laporan, kami segera menyiapkan dan mengerahkan tim rescue menuju lokasi kejadian untuk operasi pencarian korban diduga tersesat dan hilang di kawasan hutan," kata Kepala Kantor Basarnas Kelas A Makassar Muhmmad Arif Anwar melalui keterangan tertulisnya diterima di Makassar, Sabtu.

Dari informasi awal, korban pada Jumat 24 April 2026, berangkat menuju kebunnya seorang diri. Namun hingga menjelang petang biasanya pulang, tetapi bersangkutan tidak pulang. Dari keterangan warga, sempat berpapasan dengan korban berjalan menuju kawasan hutan setempat.

Karena korban belum pulang, keluarga bersama warga telah melakukan upaya pencarian awal, termasuk mencarinya pada area jalan dilalui, tetapi hingga saat ini belum ditemukan.

Selanjutnya, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut dengan meminta bantuan kepada Basarnas Makassar untuk melakukan pencarian lebih lanjut di lokasi kejadian korban dilaporkan hilang.

Sejauh ini tim SAR turun mencari korban dengan menyisir area yang diduga menjadi jalur yang dilalui korban, serta berkoordinasi dengan masyarakat setempat dan unsur potensi SAR lin yang berada di lokasi kejadian.

"Dalam operasi ini, kami mengedepankan sinergi dengan seluruh unsur yang terlibat serta tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu," tutur Arif Anwar menekankan.

Operasi pencarian tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas, BPBD Kota Palopo, Damkar, Babinsa, masyarakat setempat, serta potensi SAR lainnya. Peralatan yang digunakan disesuaikan dengan kondisi medan pencarian di wilayah hutan guna mendukung pelaksanaan operasi secara optimal.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026