Logo Header Antaranews Makassar

Kemdiktisaintek: Jangan tergesa-gesa bertransformasi menjadi PTNBH

Senin, 27 April 2026 16:51 WIB
Image Print
Stafsus Kemdiktisaintek, Ismail Hasani mewakili Mendiktisantek memberikan sambutan pada Pelantikan Rektor Unhas Periode 2026-2030 di Gedung AP Pettarani Unhas Makassar, Senin,(27/4/2026). ANTARA/Abd Kadir

Makassar (ANTARA) - Staf Khusus Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Ismail Hasani mengingatkan agar kampus tidak tergesa-gesa untuk bertransformasi menjadi PTNBH jika belum memiliki kesiapan sumber daya manusia (SDM).

Ismail Hasani di Makassar, Senin, mengatakan menjadi kampus berstatus Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) memang menjadi impian dan obsesi setiap kampus.

Namun, ia percaya status PTNBH tanpa kepemimpinan transformatif, tanpa dukungan Majelis Wali Amanah, tanpa dukungan Senat Akademik, dosen, dan para mahasiswa dengan beragam inovasi dan riset, tidak mudah membuahkan hasil sesuai yang diharapkan.

"Otonomi kampus itu memang menggoda ya Pak Rektor. Saya percaya Bapak/Ibu sekalian luar biasa, tetapi kemampuan mengorganisasi, mengorkestrasi seluruh resources yang ada di kampus tidak jalan, maka mungkin PTNBH juga akan angkat tangan gitu," ujarnya di hadapan para rektor yang hadir pada pelantikan Rektor Unhas Prof Dr Jamaluddin Jompa di Makassar.

Ia menjelaskan otonomi pendidikan melalui PTNBH yang banyak menjadi obsesi dari kampus-kampus sebenarnya bukanlah satu-satunya cara memajukan kampus.

Tapi, sebaliknya dengan tipe lain atau jenis lain perguruan tinggi dengan misalnya yang dalam bentuk Badan Layanan Umum (BLU), justru diyakini transformasi kemudahan-kemudahan itu juga bisa dicapai.

"Jadi, saya ingatkan jangan tergesa-gesa untuk bertransformasi menjadi PTNBH jika kekuatan kita memang belum mencukupi," ujarnya.


Berita selengkapnya: Kemdiktisaintek: Jangan tergesa-gesa bertransformasi jadi PTNBH



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026