Logo Header Antaranews Makassar

Pemkot Makassar target kemandirian pangan guna memperkuat ekonomi warga

Kamis, 30 April 2026 15:58 WIB
Image Print
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat mrlakukan panen sayur kangkung di salah satu area urban farming Makassar, Kamis (30/04/2026). ANTARA/HO-Humas Pemkot Makassar

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menargetkan kemandirian pangan hingga tingkat RT atau RW sebagai upaya memperkuat ekonomi warga melalui solusi inovatif berbasis masyarakat yakni program urban farming.

Bagi Pemerintah Kota Makassar, pertanian kota bukan sekadar aktivitas bercocok tanam, melainkan bagian dari strategi besar untuk memperkuat ketahanan pangan, menggerakkan ekonomi warga, sekaligus membangun kesadaran lingkungan yang berkelanjutan, kata Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Makassar, Kamis.

"Kami Pemerintah Kota Makassar, dalam mendorong penguatan ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan urban farming di seluruh wilayah kota di tengah keterbatasan lahan perkotaan," ujar dia saat melakukan kunjungan lapangan di Makassar.

Munafri mengunjungi dua kecamatan dan melihat langsung lokasi pengembangan urban farming oleh kelompok tani lorong di Kecamatan Tamalate dan Kecamatan Wajo.

Menurut dia, kunjungan itu menjadi bukti bahwa program urban farming kini masuk dalam prioritas pembangunan daerah, tidak hanya sebagai gerakan simbolik, tetapi sebagai solusi nyata yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Lewat program tersebut, Munafri menegaskan arah kebijakan pembangunan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

Di lokasi ini, ia menyaksikan langsung panen kangkung rawa yang tumbuh subur di lahan terbatas. Termasuk kelompok tani juga aktif mengembangkan berbagai kegiatan produktif seperti pembuatan kompos dari sampah organik, kerajinan berbahan limbah, hingga edukasi pemilahan sampah.

Inovasi seperti biopori, budi daya pakcoy, hingga kangkung menjadi bukti bahwa lahan sempit pun mampu menghasilkan nilai ekonomi jika dikelola dengan baik.

Selain memperkuat ketahanan pangan, program urban farming juga diharapkan mampu membantu meningkatkan ekonomi rumah tangga masyarakat.

Ini penting, kata Munafri, karena bisa memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga. Harapannya, program ini dapat ditularkan dan dikembangkan di seluruh wilayah Kota Makassar.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Wajo Ivan Kala'lembang memaparkan perkembangan program urban farming di wilayahnya terus menunjukkan hasil positif, khususnya di Kelurahan Butung.

Menurut Ivan, kawasan lorong yang sebelumnya terbatas kini berhasil disulap menjadi lahan produktif dengan berbagai jenis budidaya terpadu. Dalam satu lokasi, masyarakat mengembangkan perikanan, peternakan, hingga pertanian skala rumah tangga.

"Di dalam kawasan ini ada budidaya ikan nila, serta peternakan ayam petelur jenis Australorp atau yang sehari-hari dikenal sebagai ayam coper. Ayam ini memang bukan ras murni, tetapi menghasilkan telur dengan karakter seperti telur ayam kampung," kata Ivan.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026