
Kabupaten Maros mendapat tambahan kuota haji dua kali lipat

Makassar (ANTARA) - Kabupaten Maros mendapat tambahan kuota haji dua kali lipat, sehingga dapat memangkas masa tunggu dari rata-rata 35 tahun kini turun menjadi 26 tahun, seperti disampaikan Bupati Maros Chaidir Syam saat hadir di Asrama Haji Sudiang Makassar, Kamis (30/4).
Chaidir mengungkapkan, penambahan kuota ini menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat Maros, khususnya masyarakat yang sudah mendaftar haji dan telah lama menunggu giliran keberangkatan.
“Alhamdulillah, tahun ini Kabupaten Maros mendapatkan tambahan kuota haji hingga dua kali lipat. Ini tentu menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat dalam memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat untuk menunaikan ibadah haji,” ujarnya.
Ke depan, dengan adanya perubahan mekanisme pengelolaan dan distribusi kuota haji, pemerintah berharap masa tunggu tersebut dapat terus ditekan hingga mencapai kisaran 12 tahun.
Untuk tahun ini, total jamaah calon haji asal Kabupaten Maros yang diberangkatkan mencapai ratusan orang, seiring dengan adanya penambahan kuota tersebut.
Selain itu, pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada jamaah, mulai dari proses pemberangkatan, pembinaan, hingga pemulangan dari Tanah Suci.
“Kami akan memastikan seluruh jamaah mendapatkan pelayanan terbaik, sehingga dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk,” tambahnya.
Kehadiran Bupati Maros di Asrama Haji Sudiang juga dalam rangka memantau kesiapan fasilitas serta proses pemberangkatan jamaah calon haji asal daerah tersebut melalui embarkasi Makassar.

Pewarta : Suriani Mappong
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
