
Pemprov Sulsel terus permudah perizinan dongkrak investasi

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan terus berkomitmen mempermudah layanan perizinan guna mendongkrak investasi di daerah itu.
“Saya mengajak kita semua menyelaraskan langkah. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen memberikan kemudahan perizinan dan menciptakan iklim investasi yang kondusif,” ujar Sekda Sulsel Jufri Rahman dalam keterangannya di Makassar, Jumat.
Ia menjelaskan, berdasarkan data realisasi investasi Sulsel pada 2025 menunjukkan tren impresif dengan capaian Rp19,544 triliun, tumbuh 39,25 persen dibanding tahun sebelumnya.
Investasi itu didominasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp11,528 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) Rp8,016 triliun.
Capaian tersebut, lanjut dia, memperlihatkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi dan prospek pengembangan industri di Sulawesi Selatan.
Dampaknya mulai terasa pada peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal yang naik 12,12 persen, dengan total 26.130 tenaga kerja terserap hingga 2025.
Secara kewilayahan, persebaran investasi menunjukkan pertumbuhan yang semakin terkonsolidasi pada sejumlah simpul ekonomi utama di Sulawesi Selatan.
Investasi terbesar tercatat di Kota Makassar sebesar Rp5,293 triliun, disusul Luwu Timur Rp4,207 triliun, Luwu Rp2,818 triliun, Maros Rp1,673 triliun, dan Gowa Rp871 miliar.
Capaian tersebut, menurut Jufri, menjadi tanggung jawab bersama untuk terus mengawal investasi melalui fasilitasi dan penyelesaian hambatan (de-bottlenecking), agar investasi yang masuk dapat beroperasi optimal dan berkelanjutan
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
