Logo Header Antaranews Makassar

Seorang calon haji asal Mamuju meninggal dunia di Makassar

Kamis, 7 Mei 2026 05:11 WIB
Image Print
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar Ikbal Ismail. ANTARA/ Suriani Mappong

Makassar (ANTARA) - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan, menyebutkan seorang calon haji asal Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar.

"Calon haji bernama Syamsuddin P Launang (56) itu sebelumnya sempat sesak saat berada di Asrama Haji Sudiang, Makassar. Namun kondisi kesehatannya menurun, sehingga harus dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan intensif," kata Ketua PPIH Embarkasi Makassar Ikbal Ismail di Makassar, Rabu.

Dia menjelaskan almarhum hanya menjalani perawatan sekitar tujuh jam sebelum dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis. Penyebab kematian disebut akibat gangguan pernapasan.

Saat mengembuskan napas terakhir, lanjut dia, almarhum didampingi oleh pihak keluarga. Jenazah kemudian dipulangkan ke kampung halamannya di Mamuju untuk dimakamkan.

Pihaknya memastikan porsi haji milik almarhum tidak hangus. Hak keberangkatan tersebut akan dialihkan kepada ahli waris dan direncanakan masuk dalam kuota haji tahun 2027.

Wafatnya calon haji asal Mamuju tersebut menambah daftar jamaah calon haji Embarkasi Makassar yang meninggal dunia pada musim haji 2026.

Sebelumnya, seorang calon haji asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dilaporkan wafat di Madinah, Arab Saudi, setelah tiba di Tanah Suci.

Sementara itu proses pemberangkatan jamaah calon haji dari Embarkasi Makassar masih terus berlangsung. Hingga awal Mei 2026 ribuan calon haji telah diberangkatkan menuju Arab Saudi dalam beberapa kelompok terbang (kloter).

Embarkasi Makassar melayani calon haji dari delapan provinsi di kawasan timur Indonesia yang meliputi Pulau Sulawesi, Maluku, dan Papua.


Berita selengkapnya :Sesak nafas di asrama haji, calon haji Mamuju meninggal di Makassar



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026