
393 JCH gabungan Papua dan Sulsel bertolak ke Arab Saudi

Makassar (ANTARA) - Sebanyak 393 calon haji gabungan asal Provinsi Papua dan Sulawesi Selatan yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 31 bertolak ke Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, untuk menunaikan ibadah haji 1447 Hijriyah/2026 Masehi.
Ketua PPIH Embarkasi Makassar Ikbal Ismail di Makassar, Kamis, mengatakan, 393 calon haji itu diterbangkan ke Tanah Suci setelah dinyatakan laik terbang oleh petugas haji.
"Sebelum diterbangkan itu semuanya diperiksa, yang utama itu dokumen administrasi dan paling penting kesehatan setiap jamaah calon haji karena itu wajib untuk mengikuti semua rukun hajinya," ujarnya.
Ikbal Ismail mengungkapkan, pada pemberangkatan kloter 31 itu, ada beberapa calon haji yang tunda dan batal berangkat karena berbagai pertimbangan seperti kesehatan dan lainnya, sehingga tidak memungkinkan untuk diterbangkan dan harus mendapatkan perawatan oleh tim kesehatan PPIH Embarkasi Makassar.
Calon haji tunda dan batal berangkat yakni Fauziyah Risyani Haris (29) asal Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan yang tunda berangkat karena sakit saat berada di embarkasi.
Kemudian, Kama Nise asal Kabupaten Bone dan Idris Tiro asal Kabupaten Maros yang keduanya batal berangkat karena sudah sakit di daerah asal sehingga tidak diproses untuk keberangkatan tahun ini. Satu calon haji lainnya yakni Ratnawati Tahemma asal Kabupaten Maros yang merupakan pendamping Idris Tiro, juga batal karena calon haji prioritas sudah sakit sejak awal.
"Empat orang calon haji yang tunda dan batal berangkat itu sudah digantikan oleh empat orang lainnya yang menjadi cadangan dan satu orang calon haji dari kloter 22 yang sebelumnya tunda karena sakit sudah bisa diterbangkan lagi," katanya.
Dalam pemberangkatan itu, sebanyak 286 calon haji dari Sulsel dan 61 asal Papua serta enam orang tim pendamping haji, sehingga total keseluruhan sebanyak 363 calon haji.
Sebelum pelepasan, PPIH Embarkasi Makassar memberikan beberapa pesan kepada para jamaah calon haji agar senantiasa menjaga nama baik bangsa selama menjalani masa ibadah di negara orang seperti Arab Saudi.
Ikbal pun tidak lupa mengingatkan kepada jamaah untuk mempersiapkan diri dengan baik karena kondisi cuaca di Arab Saudi cukup terik, sehingga diminta untuk senantiasa menjaga kondisi dengan memperbanyak minum air mineral.
"Yang utama itu karena tujuan jamaah ke Makkah adalah untuk menunaikan salah satu rukun Islam dan betul-betul karena ibadah, jadi tetap menjaga nama baik bangsa, serta menjaga kesehatan dengan memperbanyak minum air mineral," terangnya.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
