Logo Header Antaranews Makassar

JCH Sulsel dan Sultra bertolak ke Tanah Suci Makkah

Selasa, 19 Mei 2026 20:45 WIB
Image Print
Jamaah calon haji (JCH) menunggu antrean sebelum naik ke bus usai proses pelepasan untuk bertolak ke Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, Selasa (19/5/2026). ANTARA/Muh Hasanuddin

Makassar (ANTARA) - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan, memberangkatkan jamaah calon haji (JCH) gabungan dari Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Tenggara (Sultra) ke Tanah Suci Makkah, Arab Saudi.

Ketua PPIH Embarkasi Makassar Ikbal Ismail di Makassar, Selasa, melepas secara resmi pemberangkatan itu dan berharap semua jamaah calon haji dapat melaksanakan ibadah dengan sebaik-baiknya.

"Jamaah calon haji gabungan ini masuk dalam rombongan kelompok terbang (kloter) 39 dan telah dinyatakan laik terbang untuk mengikuti semua rangkaian ibadah haji di Tanah Suci," ujar Ikbal.

Dalam kloter 39 itu, jamaah calon haji dari Sulsel berasal dari Kabupaten Bulukumba sebanyak 132 orang, Kabupaten Wajo sebanyak 163 orang dan Kabupaten Pinrang sebanyak 2 orang, sehingga total sebanyak 297 calon haji.

Kemudian dari Provinsi Sulawesi Tenggara yang merupakan gabungan dari berbagai daerah juga memberangkatkan sisa kuota hajinya yang berjumlah 90 orang, yang jika digabungkan menjadi 393 orang sudah termasuk enam orang pendamping haji.

Ikbal dalam pemberangkatan itu, terdapat satu calon haji asal Sulawesi Tenggara yakni Maulidi Bachrun (58) masuk mengisi kursi kosong yang sebelumnya tunda karena sakit dan berada di kloter 34.

Sementara dari Kabupaten Wajo, juga terdapat calon haji yang harusnya berangkat tahun ini yakni Dawani Ali Mantang (64), tidak dapat berangkat haji karena sudah meninggal di daerah asal sebelum pemberangkatan.

"Rombongan kloter 39 ini masuk pemondokan asrama haji itu Senin (18/5) dan sehari kemudian pada Selasa (19/5) sekitar pukul 18.25 WITA. JCH ini berangkat setelah proses karantina berlangsung selama sehari," katanya.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026