
Koperindag Sulbar dan Kemenperin tingkatkan daya saing pelaku usaha lokal

Mamuju (ANTARA) - Dinas Koperasi dan UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dengan dukungan Kementerian Perindustrian mengembangkan industri lokal dan meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.
"Kami terus memperkuat sinergi dengan instansi Kementerian Perindustrian guna mendorong pertumbuhan industri dan peningkatan daya saing pelaku usaha lokal," kata Kepala Dinas Koperindag Provinsi Sulbar Masriadi Nadi Atjo, di Mamuju, Rabu.
Upaya itu dilakukan kata Masriadi, melalui pertemuan dengan dua lembaga strategis Kementerian Perindustrian di Makassar Provinsi Sulawesi Selatan, yakni Balai Diklat Industri Makassar dan Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan Mineral Logam dan Maritim.
Pertemuan tersebut membahas perpanjangan sekaligus penguatan kerja sama strategis dalam mendukung pengembangan industri lokal dan peningkatan kualitas sumber daya pelaku usaha di Sulbar.
"Koordinasi ini merupakan wujud keseriusan pemerintah dalam mengembangkan industri lokal serta mendukung penuh visi Gubernur Sulbar guna mewujudkan Sulbar yang maju dan sejahtera," ujar Masriadi.
Ia menyampaikan, sinergi dengan BDI Makassar akan difokuskan pada peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui berbagai program pelatihan industri dan pengolahan komoditas unggulan daerah.
Beberapa program prioritas yang disepakati, antara lain pelatihan penyelia halal bagi UMKM serta pelatihan teknis pengolahan rumput laut dan kakao sebagai komoditas unggulan Sulbar.
"Kami ingin memastikan para pelaku usaha di Sulbar memiliki daya saing tinggi melalui sertifikasi kompetensi dan penguasaan teknologi pengolahan pangan," katanya.
Sementara, pembahasan bersama
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan Mineral Logam dan Maritim (BBIHPMM) Makassar kata Masriadi, menghasilkan komitmen penguatan mutu komoditas ekspor dan industri perkebunan kelapa sawit di Sulbar
Pihak BBIHPMM juga lanjutnya, menyatakan kesiapan membantu proses kalibrasi peralatan laboratorium milik UPTD Balai Pengujian Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) Koperindag Sulbar guna memastikan standar mutu tetap sesuai ketentuan nasional maupun internasional.
"Kerja sama kalibrasi ini krusial agar jaminan mutu barang kita tetap akurat dan memenuhi standar nasional maupun global," katanya.
Selain itu, kedua pihak juga membahas fasilitasi sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) bagi perusahaan kelapa sawit di Sulbar sebagai bagian dari penguatan industri berbasis keberlanjutan.
"Program ini sejalan dengan upaya hilirisasi komoditas unggulan daerah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Sulbar," kata Masriadi.
Pewarta : Amirullah
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
