
Telkomsel fasilitasi sanitasi di Maros guna tingkatkan kualitas hidup masyarakat

Makassar (ANTARA) - Telkomsel menghadirkan bantuan fasilitas sanitasi berupa sarana MCK dan akses air bersih di Dusun Parasengan Beru, Desa Pajukukang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), sebagai komitmen mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Supervisor Territory Mobile Consumer Business Barru Maros Telkomsel Branch Makassar Dwi Payana menyampaikan giat ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Telkomsel yang berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Lewat CSR ini, kita ingin menghadirkan peningkatan kualitas hidup melalui akses sanitasi dan air bersih yang lebih baik, khususnya di Kabupaten Maros," kata Dwi Payana di Makassar, Kamis.
Menurut Dwi, inisiatif ini menjadi bukti nyata kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses terhadap sanitasi yang layak dan air bersih guna menunjang kesehatan lingkungan.
Program ini juga merupakan bagian dari rangkaian CSR Ramadhan dan Idul Fitri serta momentum menyambut HUT ke-31 Telkomsel dengan semangat "Melayani Sepenuh Hati".
Melalui program ini, pihaknya berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta memperkuat peran perusahaan sebagai bagian dari komunitas yang tumbuh dan berkembang bersama masyarakat Indonesia.
"Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik serta dijaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," katanya.
Sementara itu Sekretaris Desa Pajukukang Rahmat mengapresiasi bantuan fasilitas MCK dan air bersih yang menilai kehadiran sarana tersebut sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sanitasi sehari-hari.
"Kami juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas ini agar dapat terus dimanfaatkan secara berkelanjutan," ujarnya.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
