Logo Header Antaranews Makassar

Wali Kota Makassar: Pembangunan Jembatan kembar Barombong jadi prioritas

Rabu, 27 Mei 2026 16:21 WIB
Image Print
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin. ANTARA/Muh Hasanuddin

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan mempercepat proses untuk pembangunan Jembatan Kembar Barombong di Kecamatan Tamalate, sebagai langkah strategis mengurai kemacetan yang kian padat di kawasan selatan Kota Makassar.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Makassar, Rabu, mengatakan, upaya percepatan pembangunan sedang dibahas bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

"Pada dasarnya Pemerintah Kota Makassar siap mendukung segala kebutuhan, baik data, aturan maupun administrasi yang diinginkan oleh pemerintah provinsi untuk kami siapkan," ujarnya.

Munafri Arifuddin menegaskan Pemkot Makassar siap mendukung seluruh kebutuhan administrasi maupun teknis pembebasan lahan yang diperlukan Pemerintah Provinsi Sulsel agar pembangunan jembatan dapat segera direalisasikan.

Luas lahan yang akan dibebaskan Pemkot Makassar diperkirakan di bawah 3 hektare dengan panjang proyek sekitar 800 meter. Sedangkan dana pembiayaan disiapkan Pemprov Sulsel dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027 sekitar Rp100 miliar.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Kembar Barombong menjadi salah satu proyek strategis yang sangat penting bagi Kota Makassar, karena akses lintas kabupaten tetangga.

"Kawasan Barombong selama ini menjadi titik kemacetan atau bottleneck yang cukup serius, terutama pada jam kerja pagi atau pulang saat sore hari," katanya.

Munafri menyebut percepatan pembangunan Jembatan Barombong, nantinya akan berdampak besar terhadap kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mendukung konektivitas antarwilayah di Kota Makassar dan daerah penyangga.

Munafri menyebutkan, akselerasi juga jembatan peluru karena menjadi bottlenecking atau kondisi di mana pengendara melambat secara drastis akibat adanya hambatan arus lalulintas dengan kapasitas paling rendah.

"Proses pembangunan jembatan, akan berdampak sangat baik bagi masyarakat umum, melintas di Kota Makassar, mengingat jembatan ini menjadi salah satu bottleneck yang menjadi persoalan di kota ini," terang dia.

Pemkot Makassar, menargetkan proses pembebasan lahan untuk pembangunan Jembatan Barombong rampung pada Juni 2026 sebagai langkah percepatan penanganan kemacetan di kawasan selatan kota.

Keseriusan percepatan proyek strategis tersebut ditunjukkan langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang turun meninjau lokasi belum lama ini.

Munafri memastikan seluruh proses pengadaan lahan berada dalam status clear and clean sebelum pembangunan fisik dimulai.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wali Kota Makassar: Pembangunan Jembatan Barombong jadi prioritas



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026