
Makassar siapkan garbarata sambut kepulangan jamaah

Makassar (ANTARA) - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar, Sulawesi Selatan, menyiapkan garbarata untuk menyambut kedatangan Kelompok Terbang (kloter) 01 usai melaksanakan prosesi ibadah haji di Makkah, Arab Saudi.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Selatan (Sulsel) Ikbal Ismail di Makassar, Senin, mengatakan kloter pertama dijadwalkan terbang dari Jeddah pada pukul 03.00 waktu Arab Saudi (WAS) dan tiba di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar di Maros, Senin (1/6) sekira pukul 22.30 WITA.
"Kami siap menerima kedatangan jamaah haji Indonesia dan dijadwalkan itu sekitar pukul 22.30 WITA, semoga saja sesuai jadwal," ujarnya.
Ikbal mengatakan terdapat peningkatan layanan yang akan dirasakan jamaah pada proses kedatangan tahun ini. Untuk pertama kalinya, kata dia, jamaah haji Debarkasi Makassar akan turun dari pesawat melalui garbarata, menggantikan mekanisme sebelumnya yang mengharuskan jamaah turun menggunakan tangga pesawat di apron bandara.
“Ini merupakan peningkatan layanan bagi jamaah. Jamaah yang sehat akan langsung menuju terminal melalui garbarata,” katanya.
Ikbal menjelaskan penggunaan garbarata merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan dan kenyamanan jamaah saat tiba di Tanah Air.
“Bagi jamaah lanjut usia serta pengguna kursi roda, PPIH telah menyiapkan layanan khusus berupa akses lift dan pendampingan petugas hingga tiba di Asrama Haji Makassar,” katanya.
Adapun mekanisme penerimaan dan pemulangan jamaah tetap mengacu pada pola yang telah diterapkan pada tahun-tahun sebelumnya.
Setelah diterima secara resmi di Aula Arafah Asrama Haji Makassar, jamaah akan diserahkan kepada pemerintah kabupaten/kota masing-masing untuk dipulangkan ke daerah asal.
Dalam kesempatan tersebut Ikbal juga mengimbau keluarga jamaah agar tidak memadati kawasan Asrama Haji saat proses penjemputan. Khusus bagi jamaah yang berasal dari luar wilayah Makassar, Gowa, dan Maros, proses pemulangan akan dikoordinasikan oleh panitia daerah masing-masing.
Selain itu ia kembali mengingatkan jamaah agar tidak membawa air zamzam di dalam koper bagasi. Pasalnya, keberadaan air zamzam dalam bagasi dapat memicu pemeriksaan tambahan dan menyebabkan koper harus dibongkar oleh petugas.
“Setiap jamaah telah memperoleh jatah air zamzam sebanyak lima liter yang akan didistribusikan melalui mekanisme resmi. Karena itu kami berharap jamaah tidak lagi membawa air zamzam di dalam koper bagasi,” ucapnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Debarkasi Makassar siapkan garbarata sambut jamaah datang malam ini
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
