
Jamaah haji asal Kabupaten Wajo tiba di Tanah Air

Makassar (ANTARA) - Jamaah haji kelompok terbang (kloter) 4 asal Kabupaten Wajo dan Kota Makassar, Sulawesi Selatan tiba di tanah air setelah menempuh perjalanan panjang, dan turun melalui garbarata, yang merupakan layanan pertama sejak musim haji dilaksanakan.
Kepala Bidang Layanan Lansia Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi-Debarkasi Makassar Abdul Gaffar di Makassar, Kamis, mengatakan jamaah haji asal Kabupaten Wajo kembali ke tanah air bersama tiga orang haji asal Kota Makassar.
"Untuk jamaah haji yang berangkat sebanyak 392 orang dan kembali ke tanah air 391 orang. Satu orang haji asal Kabupaten Wajo masih harus menjalani perawatan di Arab Saudi," ujarnya.
Abdul Gaffar kepada para jamaah haji yang baru tiba di tanah air saat penerimaan di Aula Asrama Haji Sudiang Makassar mengingatkan agar menjaga nilai kemabruran haji setelah kembali ke tanah air.
Kloter yang mayoritas berasal dari Kabupaten Wajo itu tiba menggunakan pesawat GIA 1404 yang mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar Rabu (3/6), pada pukul 22.11 WITA, atau lebih cepat 19 menit dari jadwal kedatangan.
Berdasarkan data PPIH, jumlah haji dan petugas yang tiba sebanyak 391 orang, terdiri atas 121 pria dan 270 wanita. Jumlah tersebut berkurang satu orang dari total keberangkatan sebanyak 392 orang.
Satu haji asal Kabupaten Wajo, Samsu Tike (68), dilaporkan masih menjalani perawatan di Saudi National Hospital Makkah, sehingga belum dapat dipulangkan bersama rombongan.
Menurut Abdul Gaffar, rangkaian ibadah haji yang dijalani di Tanah Suci merupakan momentum penyucian diri dan pertobatan atas dosa-dosa yang pernah dilakukan.
“Saat wukuf di Arafah kita beristighfar dan memohon ampunan kepada Allah. Lempar jumrah menjadi simbol membuang seluruh perbuatan buruk dalam kehidupan,” terangnya.
Abdul Gaffar menegaskan predikat haji bukan sekadar gelar di depan nama, tetapi amanah moral untuk terus menebarkan kebaikan di tengah masyarakat.
“Jangan sampai perjuangan selama berhaji menjadi sia-sia karena kembali pada perilaku yang tidak baik. Haji mabrur harus tercermin dalam sikap dan akhlak sehari-hari,” katanya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada jamaah atas kerja sama selama proses penyelenggaraan ibadah haji berlangsung.
Sementara itu, Kabag Kesra Kabupaten Wajo M. Arwes, yang mewakili Bupati Wajo menerima secara resmi kepulangan jamaah Kloter 4. Ia menyampaikan terima kasih kepada PPIH Debarkasi Makassar atas pelayanan kepada jamaah asal Wajo.
“Alhamdulillah, malam ini kita kembali menerima jamaah haji Kabupaten Wajo dalam keadaan baik. Terima kasih kepada seluruh petugas yang telah memberikan pelayanan terbaik,” ucapnya.
Kloter 4 terdiri atas 382 haji asal Kabupaten Wajo, tiga haji asal Kota Makassar, serta enam petugas kloter.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
