
Korban tenggelam di Sungai Mapili Polewali Mandar ditemukan tewas

Mamuju (ANTARA) - Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu dari dua korban yang sebelumnya masih dinyatakan hilang dalam peristiwa tenggelam di Sungai Mapilli, Desa Segerang, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat.
"Hari ini, sekitar pukul 08.30 WITA satu anak yang sebelumnya dinyatakan hilang diduga terseret arus Sungai Mapili, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mamuju Mahmud Afandi, di Mamuju, Minggu.
Setelah ditemukan, korban bernama Humaira berusia tujuh tahun tersebut kemudian dievakuasi oleh Tim SAR gabungan dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.
Dengan ditemukannya Humaira, jumlah korban yang telah ditemukan menjadi empat orang, terdiri atas dua korban selamat, yakni Fatimah (6) dan Zakia (6) serta dua korban meninggal dunia, yaitu Fausiah Rafifa (6) dan Humairah.
Saat ini Tim SAR Gabungan masih melanjutkan operasi pencarian terhadap satu korban lainnya yang masih dinyatakan hilang, yakni Dermawan (6).
Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Polewali Mandar bersama unsur SAR gabungan yang terdiri TNI dan Polri, BPBD, Polsek Mapilli, PSC 119 Polewali Mandar, Pemadam Kebakaran, Tagana, Inafis serta masyarakat setempat.
Tim SAR Gabungan terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Mapilli hingga ke arah muara dengan harapan korban terakhir dapat segera ditemukan
"Kami berharap korban dapat segera ditemukan sehingga seluruh proses pencarian dapat diselesaikan,” ujarnya," ujar Mahmud Afandi.
Peristiwa tenggelamnya dua anak itu bermula saat, mereka sedang berenang bersama tiga rekannya, yakni Fatimah, Zakia serta Fausiah Rafifa, pada Jumat siang (5/6) sekitar pukul 11.00 WITA.
Saat berada di tengah sungai, mereka diduga kelelahan hingga terseret arus Sungai Mapili.
Dua anak berhasil menepi, yakni Fatimah dan Zakia kemudian segera meminta pertolongan warga, sementara Fausiah Rafifa ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Satu korban, yakni Humairah ditemukan pada Minggu pagi dalam kondisi meninggal dunia, sementara Dermawan masih dinyatakan hilang dan hingga saat ini masih dalam pencarian.
Pewarta : Amirullah
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
