
Pemprov Sulsel perkuat transportasi digital Smart City Mamminasatapa

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya memperkuat transformasi digital melalui pengembangan konsep Smart City di kawasan Metropolitan Mamminasatapa guna meningkatkan kualitas layanan publik dan konektivitas antarwilayah.
Kawasan Mamminasatapa meliputi Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros, Kabupaten Takalar serta Pangkep.
Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo SP) Sulawesi Selatan Sultan Rakib dalam keterangannya di Makassar, Rabu mengatakan perkembangan kawasan metropolitan tidak lepas dari berbagai tantangan perkotaan, terutama kemacetan lalu lintas yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi.
Menurut Sultan Rakib, Pemprov Sulsel di bawah kepemimpinan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi terus mendorong konsep smart mobility, salah satunya melalui layanan transportasi publik Trans Andalan Sulsel yang terintegrasi dengan sistem digital.
"Kemacetan menjadi bagian yang tidak terpisahkan sehingga Pemprov terus menghadirkan solusi melalui konsep smart mobility, salah satunya lewat layanan Trans Andalan Sulsel yang dapat diakses melalui aplikasi digital," ujarnya.
Lebih jauh dikatakan, digitalisasi layanan transportasi menjadi langkah penting untuk membantu masyarakat memperoleh akses informasi perjalanan secara lebih cepat, mudah, dan efisien.
Selain penguatan transportasi publik, Pemprov Sulsel juga terus meningkatkan infrastruktur melalui pembangunan dan perbaikan jalan serta jembatan di kawasan Mamminasatapa guna memperkuat konektivitas dan mendukung mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik antarwilayah.
Menurut Sultan Rakib, pendampingan Smart City menjadi momentum penting untuk mempercepat pengembangan ekosistem digital di Sulawesi Selatan sekaligus memperkuat kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan layanan publik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
"Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah bersama untuk mendorong transformasi digital di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan, agar pelayanan publik menjadi lebih cepat, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," katanya.
Kawasan Mamminasata merupakan metropolitan terbesar di Indonesia Timur sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi dengan mobilitas masyarakat yang tinggi di Sulawesi Selatan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar, kepadatan penduduk Makassar mencapai 8.388 jiwa per kilometer persegi pada 2023, tertinggi di Sulawesi Selatan.
Selain itu, dominasi sektor jasa yang mencapai 78,7 persen tenaga kerja di Makassar juga memperkuat kebutuhan layanan publik dan transportasi yang lebih efisien, cepat, dan terintegrasi di kawasan metropolitan.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
