
PKL di sekitar Benteng Roterdam direlokasi ke Pasar Baru Makassar

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota Makassar melalui Perumda Pasar merelokasi pedagang kaki lima (PKL) di sekitar ikon Kota Makassar, Benteng Fort Roterdam, yang didominasi penjual kelapa ke Pasar Baru Kelurahan Bulo Gading, Kecamatan Ujung Pandang.
Direktur Operasional Perumda Pasar Makassar Raya Rusli Patara menegaskan seluruh pedagang kelapa muda yang terdampak penataan kawasan Benteng Rotterdam akan difasilitasi untuk tetap dapat menjalankan usaha.
"Kami memastikan para pedagang tetap dapat berusaha dan mencari nafkah. Relokasi, bukan untuk mematikan usaha mereka, tetapi memberikan tempat berjualan yang lebih tertib, aman, dan memiliki kepastian hukum," ujarnya usai kegiatan sosialisasi relokasi kepada para pedagang, di Kantor PD Pasar Makassar di Makassar, Sulsel, Kamis.
Penataan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mengembalikan fungsi trotoar dan drainase sekaligus menciptakan kawasan kota yang lebih tertib, nyaman, dan representatif sebagai destinasi wisata sejarah di Kota Makassar.
Sebagai bentuk komitmen agar penataan tidak mengorbankan mata pencaharian warga, Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang bersama Perumda Pasar Makassar Raya telah menyiapkan tempat relokasi bagi para pedagang di kawasan Pasar Kampung Baru.
Dia menjelaskan rencana relokasi tersebut tindak lanjut program penataan kota yang sebelumnya disosialisasikan Pemerintah Kota Makassar melalui Kecamatan Ujung Pandang.
Proses sosialisasi bahkan telah berlangsung selama hampir dua pekan, disertai pemberian surat peringatan kepada para pedagang yang berjualan di atas trotoar dan drainase.
Perumda Pasar menyiapkan sekitar 20 los khusus untuk menampung 18 pedagang kelapa muda yang akan direlokasi dari kawasan Benteng Rotterdam.
Perumda Pasar juga akan melengkapi area tersebut dengan tenda kerucut dan fasilitas penyimpanan kelapa berupa tempat penampungan berbahan besi yang dirancang rapi dan tidak mengganggu estetika kota.
"Tempatnya sudah kami siapkan. Ada tenda, ada tempat penyimpanan kelapa yang tertata baik. Jadi pedagang bisa langsung beraktivitas dengan lebih nyaman," kata Rusli.
Ia optimistis relokasi ke Pasar Kampung Baru tidak akan mengurangi potensi penjualan para pedagang. Apalagi, lokasi masih berada di kawasan pusat kota dan tidak jauh dari Benteng Rotterdam dan Pantai Losari.
Camat Ujung Pandang Nanin Sudiar mengatakan proses relokasi tersebut telah melalui berbagai tahapan pendekatan, edukasi dan komunikasi dengan para pedagang.
Ia menilai Pasar Kampung Baru memiliki potensi ekonomi yang lebih baik karena berada di kawasan ramai dikunjungi masyarakat.
Selain itu, pemerintah bersama Perumda Pasar juga sedang menyiapkan pengembangan kawasan kuliner yang akan menjadi daya tarik baru di lokasi tersebut.
"Ke depan juga akan dikembangkan menjadi pusat kuliner sehingga peluang usaha para pedagang justru bisa semakin terbuka," demikian Nanin.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
