Logo Header Antaranews Makassar

Dispoparekraf Sulbar perkuat pariwisata berbasis pelayanan publik berkualitas

Jumat, 12 Juni 2026 04:33 WIB
Image Print
Kepala Dispoparekraf Sulbar Bau Akram Dai. ANTARA/HO-Diskominfo Sulbar

Mamuju (ANTARA) - Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen memperkuat sektor pariwisata berbasis pelayanan publik yang berkualitas, peningkatan daya saing destinasi, serta pengembangan ekonomi masyarakat melalui pariwisata berkelanjutan.

"Komitmen itu sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan pariwisata dalam menghadapi peningkatan kunjungan wisatawan di Sulbar," kata Kepala Dispoparekraf Sulbar Bau Akram Dai di Mamuju, Kamis.

Ia menyampaikan hal itu setelah mengikuti rapat koordinasi persiapan destinasi wisata dilaksanakan Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata.

Dispoparekraf Sulbar terus membangun komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna mengantisipasi potensi peningkatan jumlah wisatawan pada masa libur panjang.

Ia menegaskan kesiapan destinasi dan pelayanan yang prima menjadi faktor penting dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengunjung.

"Setiap pengelola destinasi perlu memastikan terpenuhinya standar keamanan, keselamatan, dan kenyamanan bagi wisatawan," ujarnya.

Pemerintah Provinsi Sulbar melalui Dispoparekraf berkomitmen memaksimalkan seluruh destinasi wisata agar siap menyambut peningkatan kunjungan selama masa libur sekolah.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, SDM dan Kelembagaan Pariwisata Dispoparekraf Sulbar Imelda Adhi Yanti menyampaikan rapat dengan Kementerian Pariwisata membahas dua agenda, yakni sosialisasi surat edaran Menteri Pariwisata dan persiapan destinasi wisata menyambut libur sekolah 2026.

Dalam rapat juga membahas langkah-langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan kunjungan wisatawan, termasuk penguatan koordinasi lintas sektor untuk memastikan pelayanan publik, aksesibilitas, dan fasilitas pendukung dapat berfungsi secara optimal selama periode liburan berlangsung.

"Beberapa poin yang dibahas antara lain kesiapan destinasi wisata, kebersihan lingkungan, keamanan dan keselamatan pengunjung, kelayakan sarana dan prasarana pendukung, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada wisatawan," katanya.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait guna memperkuat sinergitas untuk kesiapan destinasi wisata menghadapi libur sekolah tahun 2026.

"Menghadapi libur sekolah tahun 2026, kami terus mendorong seluruh pengelola destinasi wisata untuk memastikan kesiapan destinasi dari aspek kebersihan, keamanan, kenyamanan, serta kualitas pelayanan," katanya.

Sinergi antara pemerintah, kelompok sadar wisata, pelaku usaha dan masyarakat, kata Imelda, menjadi kunci menciptakan pengalaman wisata yang berkesan bagi para pengunjung.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026