
Makassar gelar Ewa-Ko Fest bangun ekosistem kewirausahaan

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar menggelar Ewa-Ko Fest 2026 sebagai upaya memperkuat kemitraan dan kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang terintegrasi.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar Arlin Ariesta di Makassar, Jumat menyebutkan Kota Makassar sebagai pusat pergerakan ekonomi di kawasan timur Indonesia memiliki potensi besar dalam melahirkan lebih banyak wirausaha yang mampu menjadi penggerak ekonomi sekaligus pencipta lapangan kerja.
"Melalui momentum Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional yang diperingati setiap Juni, Pemerintah Kota Makassar menghadirkan Ewa-Ko Fest," jelasnya.
Dia menjelaskan bahwa Ewa-Ko Fest 2026 bukan sekadar festival, tetapi menjadi tempat bertemunya para pelaku usaha untuk bertukar ide, membangun sinergi, memperluas jaringan, dan menciptakan inovasi baru agar produk-produk UMKM Makassar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Giat yang dipusatkan di Benteng Roterdam Makassar selama tiga hari (11-13 Juni) ini menghadirkan berbagai pihak seperti Bank Sulselbar, Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) Korwil Sulawesi Selatan, Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Makassar, HIPMI Kota Makassar, HIPMI PT UNM, Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia Sulampapua, Muraya Studio, serta PT Bumi Raya.
"Kehadiran berbagai komunitas dan organisasi tersebut menjadi kekuatan utama dalam membangun jejaring kewirausahaan yang inklusif dan kolaboratif," ujarnya.
Selama tiga hari pelaksanaan, berbagai komunitas kewirausahaan diberikan ruang untuk menggelar diskusi, berbagi pengalaman, hingga membahas tantangan dan peluang pengembangan usaha.
"Ini sebagai wadah mempertemukan pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, komunitas, dan para pelaku UMKM untuk saling berkolaborasi membangun ekosistem kewirausahaan yang lebih kuat," ujarnya.
Ewa-Ko Fest menghadirkan beragam rangkaian kegiatan mulai dari talkshow, seminar bisnis, workshop, pameran dan ekspo produk UMKM, aktivasi komunitas, kompetisi kewirausahaan, hingga hiburan bagi masyarakat.
Selain edukasi dan penguatan jejaring, aspek permodalan juga menjadi fokus utama dalam penyelenggaraan Ewa-Ko Fest tahun ini.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan bahwa Ewa-Ko Fest menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan di Kota Makassar sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak pengusaha baru yang mampu menjadi motor penggerak ekonomi Kota.
"Dengan begitu banyak potensi UMKM yang dimiliki Kota Makassar, ini menjadi salah satu tanda bahwa kota yang maju adalah kota yang mampu melahirkan entrepreneur-entrepreneur yang siap berkembang," ujarnya.
Menurutnya, jumlah pengusaha di Indonesia masih relatif rendah dibandingkan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara.
Karena itu, berbagai program pemberdayaan harus terus diperkuat agar semakin banyak masyarakat yang berani memulai dan mengembangkan usaha, salah satunya ialah
dengan penyelenggaraan Ewa-Ko Fest.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
