
Menag tinjau Pesantren As'adiyah di Wajo

Makassar (ANTARA) - Menteri Agama (Menag) RI KH Nasaruddin Umar melakukan kunjungan ke Pesantren As'adiyah Wajo, Sulawesi Selatan, untuk meninjau sejumlah fasilitas pesantren yang menjadi bagian dari rencana pengembangan kawasan pendidikan terpadu.
"Kunjungan ke Pesantren As'adiyah Sengkang, Wajo, sebagai agenda silaturahim sekaligus meninjau beberapa fasilitas pesantren yang menjadi bagian rencana pengembangan kawasan pendidikan terpadu," ujarnya melalui keterangannya diterima di Makassar, Jumat.
Nasaruddin Umar dalam arahannya kepada para santri menekankan pentingnya membangun hubungan yang harmonis dengan alam sebagai bagian dari proses pendidikan.
Menurutnya, pohon-pohon dan lingkungan yang ada di sekitar pesantren bukan sekadar pelengkap, melainkan sumber pembelajaran yang mengajarkan kesabaran, kebermanfaatan, dan rasa syukur.
“Rawatlah pohon-pohon dan tanaman yang ada di sekitar kita. Mereka juga adalah guru tempat kita belajar. Alam akan memberikan ketenangan dan keberkahan kepada mereka yang menjaganya,” katanya.
Nasaruddin Umar juga mengingatkan para santri agar membiasakan diri mengawali setiap aktivitas dengan membaca Basmalah serta menjaga keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritual.
“Selamat belajar. Fokuskan akal, fokuskan pikiran, dan fokuskan batin. Jangan lupa basmallah dalam setiap langkah kehidupan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Ali Yafid yang mendampingi kunjungan Menteri Agama mengatakan, kunjungan itu tidak hanya menjadi ajang silaturahim, tetapi juga momentum memperkuat komitmen pengembangan pendidikan pesantren sebagai pusat pembentukan karakter, ilmu pengetahuan, dan peradaban umat.
Menurut Ali Yafid, keberadaan As’adiyah selama ini telah memberikan kontribusi besar dalam pembangunan sumber daya manusia dan penguatan nilai-nilai keagamaan di Sulawesi Selatan.
“As’adiyah merupakan salah satu pesantren yang memiliki sejarah panjang dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan moderat,” ujarnya.
Ia menilai perhatian yang diberikan Menteri Agama terhadap pengembangan As’adiyah menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam memperkuat ekosistem pendidikan pesantren di Indonesia.
Ali Yafid juga menyambut positif berbagai rencana pengembangan yang dipaparkan dalam rapat pimpinan Pengurus Pusat As’adiyah, termasuk penguatan fasilitas pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga pengembangan kawasan pesantren berbasis lingkungan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menag ke Pesantren As'adiyah tinjau pengembangan kawasan pendidikan
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
