
Pemkot Makassar serahkan bantuan pendidikan Rp2,1 miliar di wilayah kepulauan

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) menyerahkan bantuan pendidikan senilai Rp2,1 miliar untuk perbaikan sarana dan prasarana sekolah serta beasiswa bagi siswa SD dan SMP di wilayah kepulauan.
"Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kota untuk memastikan anak-anak kita di wilayah kepulauan mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas," ujar Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dalam keterangan yang diterima di Makassar, Sabtu.
Bantuan yang disalurkan Dinas Pendidikan Kota Makassar itu diserahkan saat melakukan kunjungan kerja di Pulau Barrang Lompo, Makassar, Jumat (12/06). Bantuan tersebut sekitar Rp900 juta dialokasikan untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Rp1,2 miliar untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terluar terus menjadi fokus Pemerintah Kota Makassar dalam menjawab aspirasi masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan wali kota saat lawatan ke Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, untuk memastikan masyarakat kepulauan memperoleh akses layanan dan program pembangunan yang setara dengan wilayah daratan.
Kunjungan yang dipusatkan di Pulau Barrang Lompo dan Pulau Bone Tambu tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pelayanan dasar serta program pembangunan pemerintah berjalan optimal hingga wilayah terluar Kota Makassar.
Selain menyerahkan bantuan secara simbolis kepada para siswa, wali kota juga meninjau kondisi SD Inpres Barrang Caddi II di Pulau Bone Tambu.
Pada kesempatan tersebut, sejumlah siswa menerima bantuan beasiswa pendidikan yang diharapkan dapat mendukung keberlangsungan pendidikan mereka.
Munafri juga meninjau kondisi SMP Negeri 42 Satu Atap Bone Tambu yang saat ini terdampak abrasi pantai. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Makassar mengingat ancaman abrasi yang terus terjadi berpotensi mengganggu aktivitas belajar mengajar.
Menurut dia, peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi bangunan sekolah sekaligus mengidentifikasi langkah-langkah penanganan yang dibutuhkan agar fasilitas pendidikan tetap aman dan dapat digunakan dalam jangka panjang.
Ia memastikan revitalisasi sekolah akan menjadi prioritas dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2027.
"Insya Allah pada APBD pokok tahun 2027, kita melakukan revitalisasi maksimal terhadap sekolah jenjang SD dan SMP yang ada di Bone Tambu, termasuk fasilitas rumah dinas guru," ujarnya.
Menurutnya, penyediaan rumah dinas menjadi penting guna mendukung kelancaran rotasi kepala sekolah dan tenaga pendidik yang bertugas di wilayah kepulauan.
Munafri menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan pendidikan melalui kedisiplinan dan kehadiran tenaga pendidik di sekolah-sekolah pulau.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
