
FKep Unhas edukasi remaja cegah HIV di Kepulauan Selayar

Makassar (ANTARA) - Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin (FKep Unhas) melaksanakan Program Gesit (Gerakan Edukasi Bebas HIV Terpadu) di SMAN 8 Selayar, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan,
Ketua Tim PPMU-PK-M FKep Unhas, Aulia Insani Latif dalam keterangannya di Makassar, Sabtu, menegaskan edukasi sejak usia remaja merupakan salah satu strategi paling efektif untuk mencegah penularan HIV di masa depan.
“Remaja merupakan kelompok usia yang sedang berada pada fase pencarian jati diri dan sangat membutuhkan informasi kesehatan yang benar," ujarnya.
"Melalui edukasi yang tepat, mereka dapat memahami risiko, menghindari perilaku berisiko, serta menjadi agen perubahan bagi lingkungan sekitarnya,” lanjutnya pada Program Pengabdian kepada Masyarakat Unhas – Program Kemitraan Masyarakat (PPMU-PK-M) itu.
Selain edukasi kesehatan, program ini juga menghadirkan pendekatan psikologis melalui kegiatan supporting group yang dipandu oleh dosen psikologi Fakultas Kedokteran Unhas, Rizky Amalia Jamil S Psi.
Sesi tersebut memberikan penguatan kepada para remaja mengenai pentingnya membangun kepercayaan diri, kemampuan mengambil keputusan, serta ketahanan diri terhadap berbagai pengaruh negatif yang dapat meningkatkan risiko terpapar HIV.
Wakil Kepala Sekolah SMAN 8 Selayar, Nur Hayani MPd, menyampaikan edukasi kesehatan yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan siswa di era saat ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada tim FKep Unhas yang telah hadir dan berbagi pengetahuan kepada siswa kami. Antusiasme peserta selama kegiatan menunjukkan bahwa tema ini sangat penting dan dibutuhkan oleh remaja,” katanya.
Kegiatan ini diikuti sekitar 70 siswa dan siswi dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, serta perilaku remaja dalam pencegahan HIV melalui pendekatan edukasi kesehatan yang komprehensif, partisipatif, dan berbasis kebutuhan remaja.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal peserta mengenai HIV. Selanjutnya, siswa mendapatkan materi edukasi tentang HIV, cara penularan, langkah-langkah pencegahan, serta pentingnya menghilangkan stigma terhadap orang dengan HIV/AIDS.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi interaktif, kuis edukatif, dan post-test sebagai evaluasi terhadap peningkatan pemahaman peserta.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
