Logo Header Antaranews Makassar

Gubernur Sulsel salurkan bantuan pengobatan untuk Balkis asal Bantaeng

Senin, 15 Juni 2026 17:39 WIB
Image Print
Tim UPZ Pemprov Sulsel menyerahkan bantuan kepada Balkis, remaja yang mengalami.gangguan tenggorokan di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar.ANTARA/HO-Pemprov Sulsel

Makassar (ANTARA) - Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengarahkan Tim Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pemprov Sulsel untuk memberikan bantuan bagi kebutuhan pengobatan Balkis, remaja asal Kabupaten Bantaeng, Sulsel yang mengalami gangguan pada tenggorokan.

Tim UPZ Pemprov Sulsel Rusdi di Makassar, Senin, mendatangi Rumah Sakit Dr Wahidin Sudirohusodo Kota Makassar untuk menyerahkan bantuan secara langsung kepada keluarga Balkis. Bantuan tersebut diterima oleh sang ibu, Hartini.

Meski telah menjalani operasi, kondisinya justru semakin memburuk hingga kini hanya bisa memperoleh asupan nutrisi melalui selang. Selain itu, ia juga membutuhkan obat-obatan yang tidak ditanggung BPJS.

“UPZ Pemprov Sulsel hadir membantu meringankan beban keluarga Balkis, khususnya untuk kebutuhan pengobatan yang tidak tercover BPJS. Semoga bantuan ini dapat membantu proses perawatan dan kesembuhan ananda Balkis,” ujar Rusdi.

Balkis (15) diketahui mengalami gangguan pada kerongkongan yang membuatnya kesulitan menelan sejak usia tujuh tahun. Setiap kali ingin minum, ia harus berdiri dan mencari posisi tertentu agar dapat menelan dengan bantuan udara yang masuk ke tenggorokannya.

Ayah Balkis bekerja sebagai petani dengan penghasilan yang tidak menentu. Bahkan, kedua kakaknya terpaksa menghentikan kuliah untuk membantu keluarga dan mendampingi proses pengobatan Balkis.

Sebelumnya, Balkis juga sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

Namun karena keterbatasan biaya hidup dan kebutuhan keluarga yang mendampingi selama perawatan, keluarga memutuskan untuk kembali ke Sulawesi Selatan. Saat ini, Balkis menjalani perawatan intensif di RS Wahidin Makassar.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026