
Pemprov Sulsel rehabilitasi Irigasi Apparang Hulu Sinjai sebagai bagian Paket 1 MYP

Makassar (ANTARA) - Sulawesi Selatan (Sulsel) merehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Apparang Hulu di Desa Nangka, Kabupaten Sinjai, yang mampu mengairi lebih dari 4.000 hektare (ha) lahan pertanian sebagai bagian dari Paket 1 Multi Years Project (MYP) rehabilitasi jaringan irigasi di empat kabupaten.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman di Makassar, Senin, menyampaikan pentingnya keberadaan Irigasi Apparang Hulu di Desa Nangka, Kabupaten Sinjai, namun kondisi jaringan irigasi itu saat ini diperkirakan mengalami kerusakan hingga sekitar 60 persen, sehingga membutuhkan penanganan segera.
“Rehabilitasi ini menjadi langkah penting untuk mengembalikan fungsi jaringan irigasi agar mampu mendukung kebutuhan air bagi lahan pertanian serta meningkatkan produktivitas hasil pertanian masyarakat,” katanya saat Ground Breaking Rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Apparang Hulu.
Dalam kesempatan itu, Andi Sudirman menyampaikan bahwa pekerjaan rehabilitasi DI Apparang Hulu merupakan bagian dari Paket 1 Multi Years Project (MYP) rehabilitasi jaringan irigasi yang mencakup Kabupaten Maros, Gowa, Bulukumba, dan Sinjai dengan total anggaran sekitar Rp93 miliar.
Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat pembangunan infrastruktur sumber daya air melalui skema Multi Years Project.
Sebelumnya, Pemprov Sulsel telah memulai Paket 4 MYP di Kabupaten Luwu Utara yang mencakup wilayah Regional Luwu dan Toraja, serta Paket 2 MYP di Kabupaten Bone dan Soppeng yang meliputi Kabupaten Bone, Soppeng, dan Wajo.
“Khusus Kabupaten Sinjai, kami mengalokasikan anggaran sekitar Rp14 miliar untuk rehabilitasi tiga daerah irigasi, yakni DI Apparang Hulu, DI Apparang Satu, dan DI Kalamisi,” ujar Andi Sudirman.
Andi Sudirman berharap pekerjaan rehabilitasi dapat diselesaikan tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh para petani. Selain meningkatkan produktivitas pertanian, proyek ini juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan.
“Semoga rehabilitasi ini berjalan lancar dan selesai sesuai target sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi petani, mendukung ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
