
Toko grosir di Makassar dibobol maling

Makassar (ANTARA) - Penyidik Polsek Tamalate masih melakukan penyelidikan kasus pembobolan disertai pencurian toko grosir dengan kerugian senilai Rp130 juta yang aksinya terekam CCTV di Jalan Abdul Kuddus, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan.
"Saat ini kita masih sementara menyelidiki. Kita sudah terima laporan korban dan anggota sudah mendatangi lokasi tempat kejadian perkara," ujar Kepala Unit Reskrim Polsek Tamalate Iptu Abdul Latief di Makassar, Senin.
Sejauh ini tim di lapangan telah mengumpulkan sejumlah keterangan-keterangan saksi termasuk mengambil CCTV sebagai barang bukti untuk dianalisa, mengingat pelakunya terekam saat melancarkan aksinya.
"Kita sudah meminta keterangan beberapa saksi, termasuk memeriksa CCTV maupun CCTV lain yang terpasang di sekitar lokasi kejadian," paparnya.
Mengenai kerugian atas perampokan toko grosir tersebut, sebut dia, berdasarkan keterangan korban mencapai seratusan juta, disesuaikan dengan nilai barang-barang jualan serta uang tunai.
"Uang tunai yang diambil sekitar Rp1 juta, dan barang-barang seperti rokok dan lainnya ditaksir sampai seratusan jutaan," ujarnya menambahkan.
Tuti, adik pemilik toko menuturkan, kejadian baru diketahui saat toko dibuka. Dari rekaman CCTV terlihat pelaku masuk ke dalam toko dengan membobol besi pengaman jendela yang berada di samping. Setelah masuk, lalu merusak CCTV di dalam toko.
"Pelakunya masuk lewat samping, merusak besi pengaman jendela. Lalu keluar dan masuk lagi di bagian depan. Masuk dulu rusak CCTV, lalu jalan ke sana ke sini. Ambil dos, diisi rokok dan uang," ucapnya.
Dari kejadian itu, pemilik toko mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta, bila dihitung secara keseluruhan nilai barang yang dibawa kabur pelaku.
"Rokok semua diambil dan ada juga uang kecil Rp1 juta. Kalau ditotal itu termasuk barang diambil kerugiannya sekitar Rp130 jutaan, itu sudah hitung semua," katanya menyebutkan.
Pihak korban berharap, polisi dapat mengungkap dan menangkap pelakunya karena sudah ada petunjuk awal rekaman CCTV saat pelaku membobol toko grosir tersebut.
Dari rekaman CCTV di bagian atas meja kasir terlihat pelaku mengenakan jaket hodie dengan penutup kepala naik di atas kursi dengan menutup lensa kamera lalu terlihat gelap, selanjutnya dirusak.
CCTV ini merekam detik-detik pelaku masuk ke dalam toko. Sedangkan CCTV lainnya berada di luar toko, merekam pelaku saat membobol jendela samping serta terlihat mondar mandir membawa barang-barang, kemudian kabur. Pelaku seorang diri dalam menjalankan aksinya perampokan itu.

Pewarta : M Darwin Fatir
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
