
Tradisi pawai obor menerangi malam Tahun Baru Islam di Makassar

Makassar (ANTARA) - Ratusan warga dengan membawa obor di wilayah Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) menerangi malam Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan menggelar tradisi pawai obor.
Ketua Panitia Pelaksana, Kurniawan di Makassar, Selasa, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas meningkatnya partisipasi warga pada tahun itu.
"Dalam rangka menyambut 1 Muharam 1448 Hijriah, kegiatan ini sudah kita lakukan sebanyak 4 kali. Target awal kami tahun ini adalah 250 orang peserta. Namun, luar biasa, yang mendaftar dan datang mencapai lebih dari 300 orang. Ini benar-benar diluar dugaan kami," ujarnya.
Kurniawan mengaku peserta pawai yang terdiri atas santri, remaja masjid, hingga masyarakat umum ini sangat antusias berjalan kaki sambil membawa obor diiringi tabuhan musik rebana dan lantunan shalawat nabi.
Ia menyatakan, kemeriahan malam 1 Muharram ini tidak lepas dari kehadiran para santri dan warga sekitar. Panitia secara khusus mengundang perwakilan dari 7 hingga 8 Rumah Tahfiz yang berada di kawasan Baruga.
Selain itu, hadir juga warga serta santri dari sejumlah masjid yang tersebar di wilayah Baruga Antang.
"Kesuksesan acara tahun ini juga semakin solid berkat adanya kolaborasi apik dengan pihak swasta yang memberikan dukungan penuh dengan menyiapkan fasilitas makanan ringan hingga makanan berat untuk seluruh peserta yang hadir," katanya.
Kurniawan mengaku tahun ini panitia mengusung tema yang berfokus pada persatuan umat. Tema ini dipilih dengan harapan agar ukhuwah Islamiah tidak berhenti pada momentum perayaan saja, melainkan terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari.
Secara filosofis, penggunaan obor dalam pawai ini juga memiliki makna mendalam yang merepresentasikan visi besar umat Islam ke depan.
"Sementara makna obor ini kan menandakan bahwa ada persatuan, dan arah apinya menghadap ke atas. Kita berharap, dengan persatuan ini, Islam ke depan bisa memimpin negara ini dengan baik, Insya Allah," ucapnya.
Acara pawai obor ditutup dengan doa bersama, berharap tahun baru Islam ini membawa keberkahan, kedamaian, dan persatuan yang semakin erat bagi seluruh masyarakat.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
