Logo Header Antaranews Makassar

Bupati Sinjai membahas stabilitas harga telur dan kemitraan dengan SPPG

Rabu, 17 Juni 2026 13:08 WIB
Image Print
Bupati Sinjai Ratnawati Arif saat menerima kunjungan dari asosiasi peternak telur di rumah jabatannya, Selasa (16/6/2026). ANTARA/HO-Pemkab Sinjai

Makassar (ANTARA) - Bupati Sinjai, Sulawesi Selatan Ratnawati Arif menerima audiensi Asosiasi Peternak Ayam Petelur untuk membahas stabilitas harga telur dan kemitraan dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Ketua Asosiasi Peternak Ayam Petelur Sinjai Jamaluddin melalui keterangan diterima di Makassar, Rabu, menyampaikan kedatangan mereka bersama sejumlah peternak untuk silaturahim sekaligus menyampaikan kondisi usaha peternakan ayam petelur yang saat ini mengalami tekanan akibat harga telur di pasaran anjlok.

“Kami menyampaikan kepada Ibu Bupati kondisi yang dialami peternak saat ini, di mana harga telur mengalami penurunan sementara harga pakan justru meningkat. Kondisi ini tentu sangat mempengaruhi keberlangsungan usaha peternak,” ujarnya.

Para peternak berharap pemerintah daerah memberikan arahan dan langkah-langkah strategis guna membantu menciptakan keseimbangan antara harga jual telur dan biaya produksi, khususnya harga pakan yang menjadi komponen terbesar dalam usaha peternakan ayam petelur.

Dalam audiensi tersebut, katanya, sejumlah solusi turut dibahas bersama Bupati Sinjai, salah satu langkah yang dinilai dapat membantu meningkatkan harga telur di tingkat peternak adalah dengan membangun kemitraan antara peternak lokal dan SPPG yang beroperasi di Kabupaten Sinjai.

“Setelah kami berdiskusi dengan Ibu Bupati, salah satu langkah yang bisa ditempuh agar harga telur kembali naik adalah menjalin kerja sama atau kemitraan antara peternak dengan SPPG yang ada di Sinjai. SPPG ini memiliki acuan surat edaran untuk membeli telur dari peternak lokal,” katanya.

Dalam skema tersebut, katanya, pembelian telur oleh SPPG mengacu pada harga yang telah ditetapkan pemerintah, Rp26.500 per kilogram.

Dengan adanya kepastian pasar melalui kemitraan tersebut, diharapkan harga telur di tingkat peternak dapat kembali stabil dan memberikan keuntungan yang layak bagi para pelaku usaha peternakan.

Jamaluddin juga mengapresiasi respons positif yang diberikan Bupati Sinjai terhadap aspirasi yang disampaikan oleh para peternak.

Menurut dia, pemerintah daerah berkomitmen memfasilitasi pertemuan lanjutan antara peternak dan pihak SPPG guna membahas teknis pelaksanaan kerja sama tersebut.

“Alhamdulillah, Ibu Bupati sangat merespons apa yang kami sampaikan. Insyaallah akan ada pertemuan lanjutan yang difasilitasi pemerintah daerah untuk mempertemukan peternak dengan pihak SPPG agar teknis kerja sama ini bisa segera dibahas dan direalisasikan,” ujarnya.

Melalui langkah tersebut, para peternak berharap kebutuhan telur untuk program pemenuhan gizi di Kabupaten Sinjai dapat diprioritaskan dari hasil produksi peternak lokal.

Selain membantu menjaga stabilitas harga, kebijakan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor peternakan daerah dan meningkatkan kesejahteraan para peternak.

“Kami berharap seluruh SPPG yang ada di Sinjai dapat mengutamakan pembelian telur dari peternak lokal. Jika produksi kami belum mencukupi kebutuhan, barulah mengambil pasokan dari luar daerah,” ucapnya.

Audiensi ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat dan pelaku usaha, termasuk sektor peternakan, guna mencari solusi bersama terhadap berbagai tantangan yang dihadapi demi mendukung penguatan ekonomi daerah.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026