Logo Header Antaranews Makassar

PPIH Debarkasi Makassar terima kepulangan jamaah haji kloter 22 asal Bone

Rabu, 17 Juni 2026 16:07 WIB
Image Print
Wakil Koordinator Penjemputan dan Penerimaan Jamaah Haji PPIH Debarkasi Makassar Wahyuddin Hakim melakukan serah terima manifes jamaah haji kepada Asisten I Pemkab Bone Andi Yasmin Tahir di Makassar, Rabu (17/6/2026). ANTARA/HO-Kemenhaj Sulsel

Makassar (ANTARA) - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar, Sulawesi Selatan menyambut kepulangan jamaah haji kelompok terbang (kloter) 22 berasal dari Kabupaten Bone setelah tiba dan mendarat di tanah air.

Wakil Koordinator Penjemputan dan Penerimaan Jamaah Haji PPIH Debarkasi Makassar Wahyuddin Hakim di Makassar, Rabu, menyambut jamaah haji tersebut di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang Makassar.

"Selamat datang kembali ke tanah air, semoga haji mabrur yang didapatkan ini bisa berefek luas bagi masyarakat Bone khususnya di lingkungan tempat tinggal masing-masing," ujarnya.

Setelah menyambut kedatangan jamaah haji itu, ia kemudian melakukan serah terima kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bone A Yasmin Tahir.

Pada kesempatan itu, Yasmin menyampaikan belasungkawa atas meninggal salah seorang anggota jamaah haji berasal dari daerah tersebut di di Arab Saudi serta mendoakan jamaah yang masih menjalani perawatan segera pulih.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya salah seorang jemaah haji Kabupaten Bone di Tanah Suci. Semoga almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT," katanya.

Ia mengatakan anggota jamaah yang masih dirawat di Arab Saudi juga terus didoakan agar segera sembuh dan dapat kembali ke tanah air.

Berdasarkan data PPIH Debarkasi Makassar, kloter 22 semula berjumlah 391 orang. Namun yang kembali bersama rombongan 387 orang terdiri atas 114 laki-laki dan 273 perempuan.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PPIH Debarkasi Makassar terima kepulangan jamaah haji kloter 22



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026