
BPJS Kesehatan: Program Serasi JKN dorong perlindungan kesehatan bagi purnabakti

Makassar (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendorong perlindungan kesehatan bagi purnabakti melalui program Sinergi dan Kolaborasi (Serasi) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bersama Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI).
Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto di Makassar, Kamis, menegaskan Program JKN merupakan bagian dari upaya mewujudkan pelayanan kesehatan yang setara dan tanpa diskriminasi bagi seluruh masyarakat.
"PWRI merupakan mitra strategis BPJS Kesehatan. Dengan jumlah anggota yang besar, PWRI memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban sebagai peserta JKN,” ujarnya.
Akmal Budi Yulianto menyampaikan JKN hadir untuk memberikan perlindungan kesehatan tanpa batasan usia serta mengedepankan prinsip gotong royong.
Ia menyatakan para peserta JkN yang sehat membantu peserta yang sakit dan yang mampu membantu yang membutuhkan.
“PWRI merupakan mitra strategis BPJS Kesehatan. Dengan jumlah anggota yang besar, PWRI memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban sebagai peserta JKN,” kata Akmal.
Ia memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Makassar atas dukungan yang konsisten terhadap penyelenggaraan Program JKN.
Akmal mengatakan, kepemimpinan dan perhatian Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan.
“Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Makassar, khususnya Ibu Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham yang senantiasa hadir dan memberikan perhatian terhadap berbagai program perlindungan kesehatan masyarakat," terangnya.
"Sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan menjadi kunci dalam menjaga capaian kepesertaan serta meningkatkan kualitas layanan bagi peserta JKN di Kota Makassar,” kata Akmal menambahkan.
Ia mengungkapkan capaian Universal Health Coverage (UHC) di Sulawesi Selatan terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.
Hingga Juni 2026, cakupan kepesertaan JKN di Sulawesi Selatan telah mencapai 99,17 persen, untuk Kota Makassar sendiri, jumlah peserta JKN telah mencapai sekitar 1,4 juta jiwa atau 99,81 persen dari total penduduk.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mendukung keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebagai bentuk perlindungan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat, termasuk para pensiunan dan lanjut usia.
“Para purnabakti adalah sosok yang telah memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan daerah. Sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan mereka tetap mendapatkan perlindungan kesehatan yang layak, mudah diakses, dan berkelanjutan melalui Program JKN," ucap Aliyah.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
