
Piala Dunia 2026 - Bantai Bosnia, Swiss raih kemenangan perdana

Jakarta (ANTARA) - Timnas Swiss sukses meraih kemenangan pertama setelah menggilas Bosnia dan Herzegovina dengan skor 4-1 dalam pertandingan kedua Grup B Piala Dunia 2026 di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat pada Jumat dini hari WIB.
Setelah bermain tanpa gol sepanjang babak pertama, Swiss mencetak empat gol melalui brace Johan Manzambi, Ruben Vargas, dan penalti Granit Xhaka. Bosnia hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol Ermin Mahmic jelang akhir pertandingan.
Kemenangan ini mengantarkan Swiss ke puncak klasemen sementara Grup B Piala Dunia 2026 dengan koleksi empat poin dari dua pertandingan. Sementara itu, Bosnia terpuruk di dasar klasemen dengan satu poin.
Swiss tampil dominan sejak awal laga dan langsung memberikan ancaman melalui Dan Ndoye pada menit ke-10. Namun, tendangan sang penyerang masih melebar tipis di sisi kiri gawang Bosnia.
Ndoye kembali mendapatkan peluang 10 menit berselang, kali ini sepakannya yang mengarah ke tengah gawang masih mampu diamankan oleh kiper Nikola Vasilj.
Bosnia baru mampu memberikan respons menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-38, Amar Dedic melepaskan tembakan yang masih dapat dihentikan dengan mudah oleh kiper Swiss, Gregor Kobel. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Swiss terus meningkatkan tekanan. Breel Embolo hampir membuka keunggulan pada menit ke-63, tetapi peluangnya masih mampu digagalkan Vasilj.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-74. Umpan silang dari sisi kiri berhasil disambut Johan Manzambi yang tanpa kesulitan menaklukkan Vasilj dan membawa Swiss unggul 1-0.
Petaka bagi Bosnia datang tak lama kemudian setelah Tarik Muharemovic menerima kartu merah akibat melakukan pelanggaran dari belakang terhadap Embolo, membuat timnya harus bermain dengan 10 orang.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Swiss raih kemenangan pertama usai gilas Bosnia dan Herzegovina 4-1
Pewarta : Hendri Sukma Indrawan
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
