Logo Header Antaranews Makassar

Wali kota pastikan penanganan warga terdampak kebakaran di Makassar

Jumat, 19 Juni 2026 06:57 WIB
Image Print
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat menyerahkan langsung bantuan sembako kepada korban kebakaran di Jalan Sultan Alauddin III, RT 01/RW 05, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, Kamis (18/06/2026). ANTARA/HO-Humas Pemkot Makassar

Makassar (ANTARA) - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memastikan penanganan warga terdampak kebakaran berjalan cepat, terutama terkait pemenuhan logistik dan bantuan darurat bagi para korban.

Langkah ini dipastikan saat dirinya meninjau langsung lokasi bencana di Jalan Sultan Alauddin III, RT 01/RW 05, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, Kamis.

Lewat kunjungan tersebut, Munafri memastikan seluruh kebutuhan dasar para korban terpenuhi. Selain melihat kondisi lokasi pascakebakaran, ia juga menyerahkan berbagai bantuan darurat sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat Pemerintah Kota Makassar terhadap warga terdampak.

"Tentu, kebutuhan pokok utama sudah disalurkan melalui posko bencana agar pembagiannya merata dan sesuai kebutuhan masing-masing keluarga," ujar Munafri Arifuddin.

Dia menegaskan bahwa pemerintah telah mengerahkan dinas terkait untuk memberikan bantuan, mulai dari kebutuhan logistik hingga dukungan tempat tinggal sementara.

Menurutnya, penanganan korban dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kecamatan, dan kelurahan.

"Prosedur yang sudah dilakukan dari bantuan Dinas Sosial, BPBD, hingga jajaran kelurahan dan kecamatan ini menjadi satu kesatuan untuk memastikan seluruh kebutuhan korban dapat terpenuhi," katanya.

Tidak hanya bantuan konsumsi dan kebutuhan sehari-hari, Pemkot Makassar juga mulai menyalurkan bantuan material bangunan guna membantu warga terdampak membangun tempat berteduh sementara sambil menunggu proses pemulihan lebih lanjut.

Dia juga menekankan bahwa ketersediaan bahan makanan bagi para korban harus terus dijaga dan tidak boleh berkurang selama masa tanggap darurat berlangsung.

"Bahan makanan tidak boleh berkurang. Seluruh kebutuhan ini harus diutamakan untuk para korban dan keluarganya agar mereka tetap mendapatkan kebutuhan yang cukup," tegasnya.

Selain bantuan logistik dan material bangunan, Munafri menyebut berbagai kebutuhan lain seperti perlengkapan rumah tangga dan pakaian juga terus didistribusikan kepada warga terdampak.

Munafri juga mengingatkan masyarakat untuk menjadikan peristiwa kebakaran ini sebagai pelajaran penting dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi penyebab kebakaran.

Menurutnya, sejumlah faktor yang kerap memicu kebakaran di kawasan permukiman padat antara lain instalasi listrik yang tidak aman, penggunaan kompor, obat nyamuk bakar, hingga puntung rokok yang dibuang sembarangan.

Munafri menilai upaya mitigasi kebakaran juga harus diperkuat, khususnya di kawasan padat penduduk yang memiliki risiko tinggi terhadap penyebaran api.

Ia berharap masyarakat mulai menyiapkan langkah-langkah pencegahan, termasuk mengetahui lokasi sumber air terdekat yang dapat dimanfaatkan saat terjadi kebakaran sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026