Logo Header Antaranews Makassar

PLN memperkuat infrastruktur interkoneksi kelistrikan di Sulawesi

Jumat, 19 Juni 2026 09:16 WIB
Image Print
General Manager PT PLN UIP Sulawesi I Gusti Made Aditya San Adinatha berbicara kepada wartawan di sela kegiatan temu media di Makassar, Sulsel, Kamis (18/6/2026). ANTARA/Suriani Mappong

Makassar, Sulsel (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan guna menjaga keandalan pasokan listrik dan mendukung interkoneksi kelistrikan di Sulawesi.

"Langkah tersebut merupakan bagian dari Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 yang menargetkan pembangunan jaringan transmisi, gardu induk, serta peningkatan pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT)," kata General Manager PLN UIP Sulawesi I Gusti Made Aditya San Adinatha di Makassar, Sulsel, Kamis.

Dia mengatakan kebutuhan listrik di Sulawesi diperkirakan terus meningkat seiring berkembangnya kawasan permukiman, industri, bisnis, serta investasi di berbagai daerah.

Menurut dia, ketersediaan listrik yang andal menjadi faktor penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan harus dipersiapkan sejak dini agar kebutuhan energi dalam beberapa tahun mendatang dapat terpenuhi.

"Pertumbuhan ekonomi akan berjalan baik apabila didukung oleh pasokan listrik yang andal. Karena itu, pembangunan transmisi dan pembangkit perlu dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan listrik ke depan," katanya.

Dalam RUPTL 2025-2034, PLN merencanakan pembangunan jaringan transmisi dengan total panjang mencapai sekitar 968,1 kilometer sirkuit (kms) di sejumlah wilayah Sulawesi.

Adapun beberapa proyek prioritas antara lain Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Punagaya-Bantaeng, SUTT 150 kV Polman-Mamasa, dan SUTT 150 kV Soppeng-Bengo.

Selain itu, PLN juga membangun sistem interkoneksi kelistrikan dari Sulawesi bagian utara hingga selatan.

Salah satu proyek strategis adalah pembangunan jaringan dari wilayah Poso dengan sekitar 1.200 menara (tower) transmisi, serta jaringan di wilayah Luwu yang ditargetkan dapat beroperasi pada 2028.

I Gusti Made menjelaskan, penguatan jaringan interkoneksi sangat penting agar pasokan listrik antarwilayah dapat saling mendukung, sehingga risiko gangguan pasokan dapat diminimalkan.

General Manager PLN UIP Sulawesi I Gusti Made Aditya San Adinatha (kedua kanan) menghadiri pemaparan perkembangan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi saat temu media di Makassar, Sulsel, Kamis (18/6/2026). ANTARA/Suriani Mappong



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026