
DPP NasDem putuskan Haryana Hakim gantikan Rusdi Masse

Makassar (ANTARA) - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasional Demokrat (NasDem) akhirnya memutuskan kader Pengganti Antarwaktu (PAW) Anggota DPR RI Rusdi Masse Mappasessu (RMS) yang telah mengundurkan diri dan pindah ke partai lain pada awal tahun 2026.
"Untuk SK (surat keputusan) PAW Pak RMS (Rusdi Masse) ke Haryana Hakim. SK ditandatangani Ketua Umum Surya Paloh dan Sekretaris Jenderal NasDem Hermani Talim," ujar Ketua DPW NasDem Sulsel Saharuddin Alrif menegaskan saat dikonfirmasi membenarkan SK tersebut di Makassar, Jumat.
Dari salinan diperoleh, berdasarkan SK Keputusan DPP Partai NasDem nomor 143-Kpts/DPP-NasDem/IV/2026 tentang PAW RMS sebagai Anggota DPR RI diteken Ketua Umum dan Sekjen pada 16 April 2026.
Dalam pertimbangannya disebutkan, bahwa berdasarkan SK DPP Partai NasDem Nomor: 67-Kpts/DPP-NasDem/II/2026, ter tanggal 20 Februari 2026 tentang Pemberhentian RMS dari Keanggotaan Partai NasDem dan Mencabut Kartu Tanda Anggota (KTA) Nomor: 1961 5693 3513 9338.
Selanjutnya, RMS terbukti telah melakukan pelanggaran dan diberhentikan sebagai Anggota DPR RI sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 ayat (1) huruf e Anggaran Rumah Tangga Partai NasDem.
Bahwa untuk menegaskan disiplin dalam pelaksanaan penugasan partai berdasarkan kebijakan dan/atau perintah partai perlu menjatuhkan hukuman yang setimpal dengan pelanggaran yang dilakukannya;
Berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud, perlu menetapkan keputusan tentang PAW RMS dan digantikan oleh suara terbanyak atas nama Dr Hj. Hayarna Hakim, sebagai Anggota DPR RI periode sisa masa jabatan 2024-2029 dari Partai NasDem, sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku;
Keputusan itu setelah keputusan rapat pengurus DPP NasDem bersama DPW Partai NasDem Provinsi Sulawesi Selatan per tanggal 7 April 2026 di Jakarta.
Di sisi lain, salah seorang politisi perempuan bernama Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka yang mengklaim menggantikan RMS di Senayan sebelumnya menjadi Caleg untuk Daerah Pemilihan III Sulsel melalui poster ucapan selamat yang viral di media sosial, harus menelan kenyataan pahit.
Sebelumnya, Putri Dakka saat maju menjadi calon Wali Kota berpasangan dengan Haidir Basir sebagai Calon Wakil Wali Kota Pilkada Kota Palopo pada 2024 lalu, telah menjadi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan mengantongi rekomendasi dukungan usungan dari partai itu.
Dukungan usungan itu diteken Ketua Umum PDI-P Megawati Sukarnoputri dan Hasto Kristiyanto selaku Sekretaris Jenderal dengan bertanda materi dalam dokumen tersebut pada 22 Agustus 2024.
Dengan dukungan usungan tersebut, secara otomatis Putri Dakka tidak menjadi kader Partai NasDem, bahkan telah dikeluarkan dari partai tersebut, karena telah berpindah partai, namun belakangan ngotot menggantikan RMS
Sedangkan RMS memastikan diri pindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) setelah resmi bergabung dalam ajang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di hadiri Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep di Hotel Claro Makassar pada Kamis, 29 Januari 2026. Selain RMS, sejumlah politisi Parpol lain juga pindah ke PSI.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
