
Jamaah haji kloter 26 dari tiga provinsi tiba di Tanah Air melalui Debarkasi Makassar

Makassar (ANTARA) - Jamaah haji kelompok terbang (kloter) 26 yang berasal dari Provinsi Maluku, Papua Barat dan Sulawesi Selatan tiba di tanah air melalui Debarkasi Makassar.
Kepala Bidang Layanan Jamaah Lansia dan Disabilitas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar H. Abdul Gaffar di Makassar, Sabtu, mengatakan, dalam kloter 26 itu terdapat jamaah haji asal Provinsi Maluku yang merupakan bagian dari Embarkasi dan Debarkasi Antara.
"Untuk Embarkasi dan Debarkasi Antara itu tidak melalui Debarkasi Makassar, jamaah haji hanya berangkat dan pulang menggunakan pesawat yang ada di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Sementara jamaah haji lainnya yang masuk Debarkasi Makassar tetap mengikuti serangkaian proses," ujarnya.
Abdul Gaffar mengungkapkan, saat pemberangkatan ke Arab Saudi, kloter membawa 393 orang begitu juga saat kepulangan. Dari jumlah itu, 201 orang berasal dari Embarkasi/Debarkasi Makassar dan sisanya 192 orang merupakan Embarkasi/Debarkasi Antara.
Untuk 201 orang haji yang masuk Debarkasi Makassar langsung diproses di Asrama Haji Sudiang Makassar sebelum diserahkan ke pemerintah daerah masing-masing.
Sementara 192 orang haji asal Provinsi Maluku yang merupakan bagian dari Debarkasi Antara tetap berada di pesawat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin untuk selanjutnya melanjutkan perjalanan menuju Maluku.
"Kami berharap bapak dan ibu menjadi haji yang mabrur. Kemabruran tidak diperoleh dengan mudah, tetapi dibuktikan melalui perubahan sikap, akhlak, dan cara berpikir setelah kembali ke tengah masyarakat," katanya.
Ia juga mengajak para jamaah untuk menjaga semangat ibadah serta menjadi teladan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
"Jadilah pribadi yang membawa kedamaian, mempererat persaudaraan, serta terus menjaga kemabruran haji melalui amal saleh dan kepedulian kepada sesama," pesannya.
Sementara itu, Wakil Bupati Pangkep H. Abd. Rahman Assagaf berharap jamaah mampu menjadi panutan setelah kembali ke tanah air.
"Kami berharap jamaah menjadi teladan di tengah keluarga dan masyarakat, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta ikut mendorong terciptanya kehidupan yang religius, harmonis, dan penuh kepedulian sosial," katanya.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
