Logo Header Antaranews Makassar

Unhas dan universitas di China kolaborasi kembangkan teknologi kelautan

Selasa, 23 Juni 2026 20:18 WIB
Image Print
Suasana forum internasional yang melibatkan Unhas dan kampus asal Tiongkok di Makassar, Selasa, (23/6/2026).ANTARA/HO-Unhas (.)

Makassar (ANTARA) - Universitas Hasanuddin (Unhas) bersama Shanghai Ocean University dan Guangdong Ocean University, China, memperkuat kolaborasi pengembangan teknologi kelautan berkelanjutan melalui forum internasional.

Kegiatan internasional bertajuk "Talent Cultivation and Technical Personnel Training Course: China-Indonesia Marine Ranching Technology" ini mempertemukan akademisi, peneliti, mahasiswa, serta profesional dari Indonesia dan China.

Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi dan Alumni FIKP Unhas Prof Mukti Zainuddin di Makassar, Selasa, mengatakan forum tersebut fokus untuk berbagi pengetahuan, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, dan mengembangkan solusi pengelolaan ekosistem laut yang berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini kita mendapatkan pengalaman langsung mengenai teknologi marine ranching yang dapat mendukung komunitas global dalam pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan," ujarnya.

"Kita dapat membangun sistem pengelolaan laut yang lebih baik. Teknologi ranching merupakan salah satu pendekatan untuk menjaga keberlanjutan sumber daya laut, sekaligus melindungi ekosistem dari dampak perubahan iklim,” sambung Prof Mukti.

Sementara itu Vice President Shanghai Ocean University Prof Weijie Ni menilai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman, tetapi juga membuka peluang pengembangan riset bersama serta pemanfaatan teknologi kelautan untuk mendukung pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan.

“Shanghai Ocean University merasa sangat senang dapat bekerja sama dengan Unhas. Kami berharap dapat memberikan pengalaman terbaik, memperluas pertukaran pengetahuan, serta bersama-sama membangun inovasi teknologi kelautan yang bermanfaat bagi masyarakat global,” jelasnya.

Direktur Kemitraan Unhas Ansariadi menyampaikan kegiatan ini memiliki arti penting dalam pengembangan kompetensi mahasiswa dan sivitas akademika. Program ini melibatkan mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan.

“Kami sangat senang mahasiswa dapat bergabung dalam kegiatan ini. Banyak hal yang dapat diperoleh, terutama pengetahuan dan pengalaman terkait teknologi kelautan. Materi yang diberikan para ahli dari China diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi pengembangan kompetensi mahasiswa,” kata Ansariadi.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi pintu masuk bagi mahasiswa Unhas untuk memperluas pengalaman internasional, termasuk peluang melanjutkan studi dan membangun jejaring akademik bersama perguruan tinggi mitra di China.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026