Logo Header Antaranews Makassar

Produk unggulan Sulsel raih juara pada Penas XVII di Gorontalo

Jumat, 26 Juni 2026 13:12 WIB
Image Print
Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi mengikuti kegiatan panen raya. Provinsi itu berhasil meraih juara pada Penas XVII di Gorontalo, 20-25 Juni 2026.ANTARA/HO-Pemprov Sulsel (.)

Makassar (ANTARA) - Kontingen Sulawesi Selatan yang menghadirkan beragam komoditas pangan unggulan diganjar prestasi pada Pekan Nasional (Penas) XVII Petani Nelayan yang berlangsung di Kabupaten Gorontalo, 20–25 Juni 2026.

Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sulawesi Selatan, Bustanul Arifin dalam keterangannya di Makassar, Jumat, mengatakan Sulsel berhasil meraih Juara I Stand Terbaik Kategori Pemerintah Provinsi, Juara I Lomba Asah Terampil, dan Juara I Lomba Yel-Yel.

Stand Sulsel menampilkan beragam komoditas unggulan daerah, mulai dari beras organik, produk hortikultura, kopi Toraja, hingga cokelat Luwu. Berbagai produk tersebut merepresentasikan kekuatan sektor pertanian dan perkebunan Sulawesi Selatan yang selama ini menjadi salah satu penopang perekonomian daerah.

Selain menampilkan produk unggulan, Sulsel juga memperkenalkan sejumlah inovasi pertanian, termasuk Program Mandiri Benih melalui pengembangan benih padi unggul dan varietas kentang yang dikembangkan untuk mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian.

Menurut dia, keikutsertaan Sulsel dalam Penas XVII tidak hanya menjadi sarana promosi produk unggulan daerah, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan perkembangan sektor pertanian yang terus bergerak menuju peningkatan nilai tambah dan daya saing.

“Sulsel ingin menunjukkan bahwa sektor pertanian tidak hanya berbicara soal produksi, tetapi juga bagaimana menghasilkan nilai tambah, memperluas pasar, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Keberhasilan tersebut memperkuat eksistensi Sulawesi Selatan dalam forum nasional sekaligus memperluas peluang promosi komoditas unggulan daerah kepada peserta dan pemangku kepentingan dari berbagai provinsi.

Menurut dia, capaian pada Penas XVII menjadi indikator bahwa pengembangan sektor pertanian tidak hanya bertumpu pada peningkatan produksi, melainkan juga pada kemampuan menghadirkan inovasi, memperluas akses pasar, dan meningkatkan nilai tambah produk.

Prestasi yang diraih di Gorontalo diharapkan menjadi dorongan untuk terus mengembangkan sektor pertanian yang lebih modern, produktif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat posisi Sulawesi Selatan sebagai salah satu sentra pangan utama nasional.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026