Logo Header Antaranews Makassar

Kalla Group bangun kawasan hunian berkelanjutan di Tanjung Bunga Makassar

Selasa, 30 Juni 2026 10:44 WIB
Image Print
Kalla Land & Property secara resmi melakukan groundbreaking pembangunan kawasan hunian berkonsep green township di Tanjung Bunga Makassar, Senin (29/06/2026). ANTARA/Nur Suhra Wardyah

Makassar (ANTARA) - Kalla Group melalui Kalla Land & Property secara resmi memulai pembangunan kawasan hunian dengan konsep green township atau berkelanjutan dan ramah lingkungan di atas lahan seluas 34 hektare di Tanjung Bunga, Makassar, Senin (29/6).

"Groundbreaking hari ini menjadi tahapan pertama dari rencana empat tahap pembangunan kawasan. Kali ini, kita memulai dari 5 hektar pembangunan dengan puluhan unit perumahan," ujar Chief Executive Officer Kalla Land & Property Ricky Theodores pada peluncuran kawasan hunian terbaru Kalla di Tanjung Bunga, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (29/6).

Proyek bernama Oase Tanjung tersebut dirancang sebagai kawasan terpadu dengan mengutamakan konsep ramah lingkungan yang dipastikan menjadi pertama di Indonesia Timur. Selain itu, kehadiran proyek ini dinilai tidak sekadar menghadirkan perumahan, tetapi menciptakan standar baru kawasan hunian di Kota Makassar.

Menurut dia, ada empat aspek yang menjadi fondasi utama dalam pengembangan kawasan, yakni kualitas tempat tinggal, lingkungan yang nyaman, konektivitas yang baik, serta potensi investasi yang terus bertumbuh.

"Kami ingin menghadirkan sebuah konsep kawasan dengan standar yang benar-benar baru, khususnya di Makassar dan Indonesia Timur. Kawasan ini tidak hanya membangun rumah, tetapi mengintegrasikan hunian, lingkungan, konektivitas dan nilai investasi," ujar Ricky.

Diakui, pengembangan kawasan seluas 34 hektare bukanlah proyek kecil dan membutuhkan waktu panjang serta kolaborasi berbagai pihak. Karena itu, Kalla Land & Property menggandeng sejumlah konsultan berpengalaman untuk memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

Dia mengatakan pengembangan kawasan ini dipersiapkan selama hampir dua tahun bersama sejumlah konsultan nasional hingga internasional.

Salah satu keunggulan utama yang ditawarkan adalah komitmen Kalla Land & Property menghadirkan kawasan dengan sertifikasi Green Township.

Ricky mengungkapkan, hingga saat ini baru tiga kawasan di Indonesia yang telah memperoleh sertifikasi tersebut, sehingga pihaknya optimistis dapat menjadi pelopor di Indonesia Timur.

"Sejak tahap perencanaan, kami sudah menetapkan target agar kawasan ini menjadi green township pertama di Indonesia Timur. Ini bukan hanya tentang bangunan hemat energi, tetapi bagaimana seluruh kawasan dirancang secara berkelanjutan," katanya.

Konsep ramah lingkungan itu juga diwujudkan melalui penyediaan ruang terbuka hijau berupa green loop yang mengelilingi kawasan sepanjang lebih dari 2,5 kilometer. Jalur tersebut dapat dimanfaatkan penghuni untuk jogging, bersepeda, bermain bersama keluarga, maupun aktivitas luar ruang lainnya.

Selain itu, kawasan ini mengadopsi konsep 15-minute city, yang mana penghuni diharapkan dapat menjangkau berbagai kebutuhan utama seperti tempat kerja, sekolah, pusat perbelanjaan, fasilitas kesehatan, hingga area rekreasi hanya dalam waktu sekitar 15 menit dengan berjalan kaki atau bersepeda.

Ricky menilai konsep tersebut akan menciptakan kualitas hidup yang lebih baik sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan bermotor.

"Kami berharap pembangunan tahap pertama ini menjadi tonggak awal lahirnya kawasan hunian berkelanjutan yang dapat menjadi kebanggaan Kota Makassar dan Indonesia Timur," ujar Ricky.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026