Logo Header Antaranews Makassar

Pemprov Sulsel raih lima besar penilaian penghargaan PPD 2026 dari Bappenas

Rabu, 1 Juli 2026 17:21 WIB
Image Print
Sekda Provinsi Sulsel Jufri Rahman. ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulsel

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) berhasil meraih dalam lima besar penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Jufri Rahman di Makassar, Rabu, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil evaluasi terhadap kinerja pembangunan daerah serta kualitas proses perencanaan pembangunan yang dijalankan Pemprov Sulsel.

Jufri mengatakan pihaknya dalam proses verifikasi Bappenas, memaparkan berbagai program prioritas daerah, termasuk inovasi Smart School yang menjadi salah satu fokus penilaian pada aspek pembangunan manusia yang dikembangkan Dinas Pendidikan Sulsel dengan konsep Satu Standar, Satu Guru, Satu Sulsel.

"Bahkan ini menjadi inovasi sistem pembelajaran hybrid pertama yang dihadirkan oleh Pemerintah Provinsi di Indonesia," ujarnya.

Program yang diinisiasi Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman sejak periode kepemimpinan pertamanya ini lahir sebagai upaya mengurangi kesenjangan mutu pendidikan antardaerah.

Melalui sistem pembelajaran hybrid, Smart School mengintegrasikan pembelajaran tatap muka dengan teknologi digital sehingga materi yang diterima peserta didik SMA di Sulsel memiliki standar yang lebih merata.

Menurut dia, program ini menjadi salah satu inovasi pembelajaran hybrid yang dikembangkan pemerintah provinsi dalam mendukung pemerataan mutu pendidikan berbasis teknologi digitall.

Smart School telah berjalan sejak 2022 dengan tujuan memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran.

"Melalui inovasi ini, guru-guru terbaik dapat berbagi pengetahuan kepada seluruh siswa tanpa dibatasi jarak. Kami juga melihat berbagai indikator pembangunan terus menunjukkan perbaikan," ujarnya.

"Karena itu, kami berharap proses penilaian ini menjadi ruang evaluasi sekaligus kesempatan memperoleh masukan dari Kementerian PPN/Bappenas agar pembangunan Sulawesi Selatan semakin baik," ujar Jufri.

Selain itu, Sekdaprov Sulsel juga memaparkan sejumlah indikator makro menunjukkan capaian positif pembangunan Sulsel.

Pada triwulan I tahun 2026, pertumbuhan ekonomi Sulsel mencapai 6,88 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Sementara itu, PDRB per kapita mencapai Rp78,75 juta.

Tingkat kemiskinan juga menunjukkan tren menurun. Per September 2025, angka kemiskinan Sulsel berada di level 7,43 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional. Pada periode yang sama, rasio gini tercatat 0,350 poin.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulsel pada 2025 mencapai 75,92 poin, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Indeks Modal Manusia berada pada angka 0,53 poin, sedangkan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup meningkat menjadi 80,67 poin pada 2025.

Tingkat pengangguran terbuka juga berada pada angka 4,45 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional.

"Berbagai indikator tersebut menjadi gambaran bahwa perencanaan pembangunan yang dijalankan Pemprov Sulsel diarahkan untuk menghasilkan dampak yang terukur terhadap kesejahteraan masyarakat," ujarnya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemprov Sulsel lima besar penilaian penghargaan PPD Bappenas



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026