Logo Header Antaranews Makassar

Pemprov Sulsel perlancar akses Luwu--Toraja Utara

Minggu, 5 Juli 2026 09:52 WIB
Image Print
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman melakukan grounbreaking Paket 6 MYP ruas Luwu-Toraja Utara di Kabupaten Luwu, Sulsel, guna mendongkrak perekonomian daerah itu. ANTARA/HO-Pemkab Luwu

Makassar, Sulsel (ANTARA) - Pemprov Sulawesi Selatan mulai pelaksanaan proyek Paket 6 Multi Years Contract (MYC) akses Luwu-Toraja Utara, Sulsel, untuk peningkatan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan utara Sulsel.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan A Ikhsan, dalam keterangannya di Makassar, Sulsel, Minggu, melaporkan Preservasi Jalan Paket 6 MYC tersebut merupakan paket terakhir dari enam paket proyek jalan multiyears yang dilaksanakan Pemprov Sulsel.

Proyek tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp239,7 miliar dengan masa pelaksanaan 605 hari kalender dan masa pemeliharaan 365 hari kalender.

Ia menjelaskan ruas jalan yang ditangani membentang hingga perbatasan Kabupaten Toraja Utara sepanjang kurang lebih 38,9 kilometer, dengan hanya menyisakan sekitar delapan kilometer yang belum tertangani dan diusulkan untuk dilanjutkan pada 2027.

Menurut Ikhsan, pembangunan ruas jalan tersebut juga menjadi salah satu persyaratan pendukung pembangunan rumah sakit yang akan dibangun pemerintah di kawasan tersebut.

Kehadiran jalan berstandar baik diharapkan mampu meningkatkan akses pelayanan kesehatan sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian.

Bupati Luwu Patahudding, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas perhatian yang terus diberikan kepada Kabupaten Luwu melalui pembangunan infrastruktur jalan.

Menurutnya, proyek tersebut merupakan harapan masyarakat yang telah lama dinantikan karena akan membuka akses yang lebih cepat menuju Toraja Utara.

"Selama ini, akses menuju wilayah tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama, namun setelah jalan ini selesai diharapkan mampu memangkas waktu tempuh sekitar dua hingga tiga jam sehingga aktivitas masyarakat dan perekonomian semakin meningkat," ujar Bupati.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026