Logo Header Antaranews Makassar

Unhas gandeng swasta mengembangkan talenta muda hadapi kebutuhan industri

Kamis, 9 Juli 2026 11:11 WIB
Image Print
Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa (enam kiri) berfoto bersama jajaran petinggi salah satu perusahaan holding di Makassar, Rabu, (8/7/2026).ANTARA/HO-Unhas (.)

Makassar (ANTARA) - Universitas Hasanuddin (Unhas) Sulawesi Selatan dan swasta yang bergerak di erbagai sektor strategis seperti pertambangan, membuka peluang kolaborasi strategis dalam pengembangan talenta muda yang unggul dan siap menghadapi kebutuhan dunia industri.

Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa (JJ) di Makassar, Rabu, mengatakan kemitraan dengan perusahaan industri menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan relevansi pendidikan tinggi sekaligus mempercepat penyerapan lulusan ke dunia kerja.

Unhas, kata dia, memiliki kapasitas untuk mengirimkan mahasiswa dalam jumlah besar. Tantangannya justru bagaimana perusahaan dapat menerima para mahasiswa Unhas ke depan.

"Tugas kami adalah memastikan mahasiswa dipersiapkan sebaik mungkin sehingga ketika memasuki dunia kerja, mereka benar-benar siap menjawab kebutuhan industri yang spesifik," jelas Prof JJ.

Ia menjelaskan Unhas terus memperkuat transformasi pembelajaran melalui pengembangan Mata Kuliah Penguatan Kompetensi (MKPK). Program tersebut dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi lintas bidang, keterampilan profesional, serta pengalaman belajar yang selaras dengan perkembangan industri.

Prof JJ berharap penjajakan kerja sama ini tidak berhenti pada penyediaan program magang atau rekrutmen lulusan, tetapi berkembang menjadi kolaborasi yang lebih luas, mencakup pengembangan kurikulum, riset terapan, inovasi bersama, hingga promosi potensi industri dan perguruan tinggi secara berkelanjutan.

Direktur Utama Grup Tiran Rahman Arif menjelaskan pihaknya berkomitmen membangun praktik bisnis yang berkelanjutan, sekaligus berinvestasi pada pengembangan sumber daya manusia.

Karena itu, lanjut dia, perusahaan memandang perguruan tinggi sebagai mitra penting dalam menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.

Menurutnya, Unhas adalah kampus pertama yang diajak berdiskusi mengenai pengembangan Konsep Campus Connect 2026. Program ini diharapkan menjadi model kemitraan yang menghadirkan ruang belajar di dunia industri sekaligus memperkuat kontribusi mahasiswa terhadap pembangunan masyarakat.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026